Ini Cerita Para Penyintas dari Kekejaman Militan ISIL

Laban Laisila

Selasa, 01 Juli 2014 | 09:52 WIB
Ini Cerita Para Penyintas dari Kekejaman Militan ISIL
Dua bocah berdiri di dekat kendaraan yang terbakar dalam pertempuran militan ISIL melawan tentara Irak di Mosul. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Seorang penduduk desa Barauchilli, warga Syiah yang tinggal di dekat Tikrit, Irak, Fadel Musa Hassan berhasil selamat dan kabur dari aksi teror pembantaian yang dilakukan Kelompok militan Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL).

Fadel, seperti dilansir dari laman Telegraph, adalah veteran perang Irak-Kuwait menyaksikan bagaimana para jihadis ISIL menyiksa penduduk desa dan tawanannya hingga tewas dengan tikaman di kepala dan seluruh tubuh berulang-ulang.

“Saya bertugas di tentara, dalam perang Iran dan Kuwait. Tapi saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Saa anda menangkap tahanan dan ingin membunuhnya, cukup dengan satu kali tembakan saja,” cerita Fadel.

Fadel kaget dengan kekejian yang disaksikan, dia akhirnya membawa keluarganya kabur dari tempat tinggalnya di sekitar Tikrit, yang memang lebih banyak dihuni oleh warga Suni Irak.

Mereka mengungsi berjalan kaki bersama puluhan keluarga lainnya ke lokasi yang dianggap aman.

Tapi di tengah perjalanan, mereka diserbu dengan rentetan senjata. Sayangnya, anaknya terkena tembakkan. Fadel meninggalkan begitu saja anak yang sekarat di jalanan. Dia memilih bersembunyi di reruntuhan bangunan dan meringkuk ditumpukan selama berjam-jam agar selamat.

Keesokan harinya, warga menemukan 21 mayat yang tersebar di jalan-jalan.

Serangan jihadis itu sendiri berlangsung pada 17 Juni, di desa-desa Syiah Barauchili, Karanaz dan Chardaghli, dekat Tikrit, dan Bashir, selatan Kirkuk.

Desa-desa ini memang menjadi incaran tentara ISIL. Menurut Fadel, saat penyerangan terjadi, tentara ISIL melambaikan bendera hitam dan berteriak "Allah Maha Besar".

Elias Hassan, saudara Fedel, juga sama beruntungnya selamat. Tapi istrinya tewas saat dia hendak kabur menuju Karanaz. Istri Elias menjadi incaran penembak jitu, kala mereka mencoba kabur dengan menggunakan kendaraan.

Dia tewas di dalam mobil di tengah perjalanan menuju rumah sakit.

ISIL yang baru saja mengklaim membentuk negara Islam baru di Irak dan Suriah mulai menyebar teror ke seluruh dunia dengan tembakan massal yang brutal dan penemuan kuburan massal.

Isil juga menggantung sembilan orang yang sengaja dipublikasikan di perbatasan Suriah. Para korban pembunuhan ISIL itu bahkan ada yang merupakan teman sesama kelompok pemberontak, yang sama-sama berjuang melawan pemerintahan resmi.

Pembantaian juga berlangsung di perbatasan Irak-Suriah terhadap para prajurit pemerintah yang mayoritas dari kelompok Syiah. Mereka yang ditangkap ISIL dari kelompok Sunni dipastikan tewas dibantai atau bahkan disalib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Kirim 300 Pasukan Tambahan ke Irak

AS Kirim 300 Pasukan Tambahan ke Irak

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 05:19 WIB

Sebagian Korban Pembantaian ISIL Disalibkan

Sebagian Korban Pembantaian ISIL Disalibkan

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:51 WIB

ISIL Bentuk Negara Islam Baru di Irak dan Suriah

ISIL Bentuk Negara Islam Baru di Irak dan Suriah

News | Senin, 30 Juni 2014 | 06:40 WIB

Bongkar Sarang Teroris, Obama Kirim CIA ke Inggris

Bongkar Sarang Teroris, Obama Kirim CIA ke Inggris

News | Minggu, 29 Juni 2014 | 12:48 WIB

Terkini

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×