JK Bela Jokowi dan PDI Perjuangan Tepis Isu Komunis

Laban Laisila

Kamis, 03 Juli 2014 | 13:25 WIB
JK Bela Jokowi dan PDI Perjuangan Tepis Isu Komunis
Cawapres nomor urut dua Jusuf Kalla (kanan) di Batam, Selasa (24/6) malam. [Antara/Joko Sulistyo]

Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla, menganggap wajar bila seseorang marah karena tuduhan yang tidak benar. Hal itu dikatakan JK menanggapi disebutnya kedekatan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Apapun tuduhannya, kalau tidak benar, kita akan marah. Jangankan komunis, katakan saya disebut asing, bule, padahal kan bukan, selama tidak benar kita akan marah," kata JK, dalam konferensi persnya di Bandung, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Dia menambahkan perlu melawan kebohongan bukan hanya sekedar membela diri saja.

“Kebohongan yang dilawan, bukan masalahnya," tuturnya.

JK mengaku menyangsikan, bila pemilihan presiden (pilpres) yang menggunakan cara seperti ini untuk mencapai kemenangan, tentunya akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Kalau prosesnya jelek? Kita kan inginnya negeri yang nyaman, pemimpin yang baik, yang dipilih dengan proses yang bersih," tutur JK.

Semalam, Rabu (2/7/2014), sejumlah relawan pendukung Jokowi-JK mendatangi kantor televisi tvOne di Jakarta dan Jogjakarta.

Hal itu menyusul seruan dari Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo kepada semua kader partai banteng moncong putih siaga satu.

Seruan Tjahjo ini untuk merespon pemberitaan stasiun tvOne yang mengesankan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri mengusung kader Partai Komunis Indonesia.

“Sikap saya sebagai sekjen partai anggota kader PDI Perjuangan segera kami ‘siaga satu’ disiapkan segera mengepung studio tvOne,” kata Tjahjo Kumolo, Rabu (2/7/2014).

Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Tv One Totok Suryanto membantah bahwa tvOne membuat pemberitaan yang seolah-olah membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mengusung kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Tidak, tidak ada kalimat seperti itu. Kami tidak pernah ada niat untuk menjelek-jelekkan partai manapun,” tegas Totok.

Totok menilai, hal itu terjadi karena kesalahpahaman semata. Dia mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan klarifikasi dengan PDI Perjuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Prabowo Tampar Ahmad Dhani, Ini Kata Tantowi Yahya

Kabar Prabowo Tampar Ahmad Dhani, Ini Kata Tantowi Yahya

Entertainment | Kamis, 03 Juli 2014 | 13:06 WIB

SBY Instruksikan Menkopolhukam Pimpin Operasi Pengaman Pilpres

SBY Instruksikan Menkopolhukam Pimpin Operasi Pengaman Pilpres

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 13:04 WIB

Banyak Kampanye Fitnah, Jokowi Nilai Penegakan Hukum Lemah

Banyak Kampanye Fitnah, Jokowi Nilai Penegakan Hukum Lemah

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 12:57 WIB

Fadli Zon Sebut Pengepungan tvOne Tiru Gaya Komunis

Fadli Zon Sebut Pengepungan tvOne Tiru Gaya Komunis

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 12:41 WIB

Relawan Datangi tvOne, Jokowi: Salahkan Media yang Fitnah

Relawan Datangi tvOne, Jokowi: Salahkan Media yang Fitnah

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 12:14 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×