Pengakuan Buruh Pabrik yang Disiksa Polisi

Doddy Rosadi

Minggu, 06 Juli 2014 | 15:30 WIB
Pengakuan Buruh Pabrik yang Disiksa Polisi
Korban dugaan penganiayaan polisi, Dedi Suhardiman. [suara.com/dok. KSPI]

Suara.com - Seorang buruh pabrik dari PT Karya Yasantara Cakti, Dedi Suhadiman (34 tahun), ditangkap paksa di dalam pabrik saat terjadi insiden bentrokan antara karyawan PT Indofood Sukses Makmur yang sedang melakukan aksi mogok kerja dengan aparat kepolisian di depan Pabrik Indofood, Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014).

Dalam surat elektronik yang diterima suara.com dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Minggu (6/7/2014), aksi mogok kerja yang awalnya dilakukan dengan damai oleh para karyawan dan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berakhir dengan kericuhan.

Saat bentrokan, aparat kepolisian langsung melakukan penangkapan secara represif. Penangkapan dilakukan oleh aparat kepolisian yang mengenakan pakaian preman. Dedi dan beberapa buruh lainnya ditangkap.

Setelah ditangkap, Dedi kemudian dibawa oleh polisi menuju Pos Polisi (Pospol) Kawasan Industri Kota Bukit Indah. Selama perjalanan menuju Pospol, Dedi mengakui jika dirinya selalu dipukuli di bagian dada bahkan kepalanya dipukul menggunakan gagang senjata api oleh salah seorang oknum polisi. Akibat tindak kekerasan tersebut, Dedi mengalami luka serius dibagian kepala dan luka memar dibagian dada.

Saat berada di Pospol beberapa oknum polisi juga sempat melakukan tendangan kepada Dedi dan korban lain yang tengah diamankan di dalam Pospol, sebelum akhirnya para korban dibawa ke Kantor Kepolisian Resort Purwakarta (Polres Purwakarta).

“Kami ditendang dan dicaci maki saat di Pospol. Padahal saya sudah terluka dan berdarah-darah,”tuturnya.

Tiba di kantor Polres Purwakarta, Jawa Barat, Dedi dan korban lainnya masih mendapatkan perlakuan yang sama. Saat dilakukan pemeriksaan, Dedi mengaku ditendang dan dipukul oleh polisi.

“Saya dipukul dan ditendang, dipaksa mengakui kalo saya melakukan pelemparan. Padahal saya tidak melakukan perbuatan itu,” kata Dedi.

Setelah tidak bisa membuktikan bahwa Dedi bersalah, polisi akhirnya membebaskan Dedi dengan status wajib lapor pada Kamis (3/7/2014) malam. Korban selanjutnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Siloam, Purwakarta sebelum akhirnya dibawa pulang oleh keluarga korban.

“Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk hidup bebas. Tapi saya masih mengkhawatirkan rekan-rekan yang masih ditahan,” kata Dedi.

Juru bicara Kepolisian Jawa Barat Martin Sitompul yang dihubungi suara.com untuk klarifikasi insiden penganiayaan tersebut tidak mengangkat telepon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Pernah Alami Jam Kerja 'Gila', Rachel Amanda Sadari Privilege Artis Dibanding Buruh Pabrik

Pernah Alami Jam Kerja 'Gila', Rachel Amanda Sadari Privilege Artis Dibanding Buruh Pabrik

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 16:55 WIB

10 Lowongan Kerja Buruh Pabrik September 2025 Beserta Perkiraan Gaji

10 Lowongan Kerja Buruh Pabrik September 2025 Beserta Perkiraan Gaji

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 07:15 WIB

Viral Arra Hina Buruh, Netizen Ungkap Gaji Besar Di Pabrik Bisa Capai 2 Digit!

Viral Arra Hina Buruh, Netizen Ungkap Gaji Besar Di Pabrik Bisa Capai 2 Digit!

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:42 WIB

Disinggung di Permintaan Maaf Orang Tua Arra, Benarkah Adab Harus Didahulukan Sebelum Ilmu?

Disinggung di Permintaan Maaf Orang Tua Arra, Benarkah Adab Harus Didahulukan Sebelum Ilmu?

Lifestyle | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:36 WIB

Viral Arra Diduga Sindir Buruh Pabrik, Orangtua Kena Semprot Psikolog: Apa-apaan Ortu Begini!

Viral Arra Diduga Sindir Buruh Pabrik, Orangtua Kena Semprot Psikolog: Apa-apaan Ortu Begini!

Lifestyle | Senin, 24 Maret 2025 | 13:32 WIB

MK Hapus Ketentuan Presidential Threshold: Angin Segar Buat Partai Buruh Dorong Buruh Pabrik Hingga Petani Jadi Capres

MK Hapus Ketentuan Presidential Threshold: Angin Segar Buat Partai Buruh Dorong Buruh Pabrik Hingga Petani Jadi Capres

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 18:45 WIB

Agar Kasusnya Terang Benderang, KPAI, LPSK hingga Komnas HAM Diminta Kompak Ekshumasi Jenazah Afif Maulana

Agar Kasusnya Terang Benderang, KPAI, LPSK hingga Komnas HAM Diminta Kompak Ekshumasi Jenazah Afif Maulana

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 16:37 WIB

Kasus Afif Maulana, Kak Seto Minta Mental Polisi Rutin Diperiksa: Saya Mohon Tak Ada Kekejaman Terhadap Anak-anak

Kasus Afif Maulana, Kak Seto Minta Mental Polisi Rutin Diperiksa: Saya Mohon Tak Ada Kekejaman Terhadap Anak-anak

News | Senin, 08 Juli 2024 | 20:02 WIB

Polisi Lagi-lagi Diduga Aniaya Sipil, I Wayan Suparta Telinga Kirinya Cacat Gegara Dituduh Terlibat Curanmor

Polisi Lagi-lagi Diduga Aniaya Sipil, I Wayan Suparta Telinga Kirinya Cacat Gegara Dituduh Terlibat Curanmor

News | Senin, 08 Juli 2024 | 18:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×