Suara.com - Sebuah video yang menggambarkan seorang lelaki, mirip salah satu komisioner Komis Pemilihan Umum yang sedang dikerubuti para pemilih di Hongkong, beredar di media sosial YouTube.
Berdasarkan pantauan suara.com pada Senin dini hari (7/7/2014), lelaki berbusana hitam yang mirip Sigit Pamungkas, salah satu komisioner KPU itu dikepung belasan pemilih dalam pemilihan presiden di Hongkong.
Dalam video yang berdurasi 2 menit 38 detik tersebut terlihat lelaki yang mirip Sigit itu dikepung dan disoraki soal "manipulasi suara" dan arahan untuk "memilih nomor satu".
"Katanya nomor satu dibuka tadi Pak," teriak beberapa perempuan kepada seorang lelaki lain berbaju oranye yang berhadapan dengan lelaki mirip Sigit.
Sementara dalam keterangan video disebutkan kejadian itu berlangsung dalam pemilihan pendahuluan di Victoria Park Hongkong, Minggu (6/7/2014).
Lelaki berbaju hitam, disebutkan dalam video itu, dituding mengatakan akan bersedia membuka pintu bagi para pemilih yang belum mencoblos asalkan mereka mencoblos pasangn nomor satu, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
Hingga berita ini diturunkan, suara.com masih berusaha menghubungi KPU untuk meminta konfirmasi terkait video ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ribuan warga Indonesia di Hongkong menggelar protes pada Minggu karena tidak bisa memberikan suara dalam pemilihan presiden yang digelar di Victory Park.