Satelit AS Tangkap 18 Titik Panas di Riau

Liberty Jemadu

Jum'at, 11 Juli 2014 | 01:26 WIB
Satelit AS Tangkap 18 Titik Panas di Riau
Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukan bom air di atas kawasan hutan yang terbakar di Kabupaten Pelalawan, Riau. [Antara/Taufan Razzak]

Suara.com - Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Kamis sore mendeteksi kemunculan 15 titik panas di daratan Provinsi Riau setelah beberapa hari sebelumnya satelit yang sama menyatakan daratan daerah ini nihil "hotspot".

"Sejauh ini pemantauan masih terus dilakukan di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Said Saqlul Amri di Pekanbaru lewat pesan elektronik, Kamis malam (10/7/2014).

Menurut hasil rekam satelit, belasan titik panas tersebut berada di satu wilayah kabupaten yakni Rokan Hilir. Tujuh di antaranya, menurut catatan BPBD, berada di Desa Teluk Nilap, Kecamatan Kubu.

Sementara itu tiga lainnya terdeteksi di kawasan desa Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinembah dan dua titik panas berada di Desa Teluk Bano I, Kecamatan Bangko Pusako, dan satu lagi di kecamatan yang sama namun di desa Bangko Bakti.

Dua titik panas terakhir terdeteksi oleh Satelit NOAA 18 berada di kawasan Desa Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Sementara itu Satelit Modis Terra dan Aqua yang menjadi rujukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan Riau nihil "hotspot".

Titik panas (hotspot) merupakan hasil rekaman satelit dari suhu udara di atas 40 derajat Celsius yang patut diduga sebagai peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

Sepanjang 2014, di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau telah terjadi peristiwa tersebut, mengakibatkan sedikitnya 25 ribu hektar hutan dan lahan hangus dan menghasilkan asap yang mencemari ruang udara di sebagian wilayah.

Dalam kasus ini, Kepolisian Daerah Riau juga telah berhasil menangkap dan menetapkan sebanyak 183 tersangka yang diduga melakukan kejahatan kehutanan dan membakar lahan.

Sebanyak 116 tersangka di tangkap saat melakukan aktivitas kejahatan kehutanan pada Januari hingga Maret dan sebanyak 67 lainnya ditetapkan sejak 5 April hingga 10 Juli 2014.

"Untuk jumlah tersangka kemungkinan bisa terus bertambah mengingat hingga saat ini perburuan oleh tim di lapangan masih terus dilakukan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antisipasi Kebakaran Hutan, BNPB Siapkan Dana Rp355 Miliar

Antisipasi Kebakaran Hutan, BNPB Siapkan Dana Rp355 Miliar

News | Senin, 23 Juni 2014 | 18:13 WIB

Jumlah Titik Panas di Riau Menyusut Menjadi 21

Jumlah Titik Panas di Riau Menyusut Menjadi 21

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 23:31 WIB

Wapres: Kurangi Risiko Kebakaran Hutan

Wapres: Kurangi Risiko Kebakaran Hutan

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2014 | 16:45 WIB

Kebakaran Hutan Paksa Warga di 15 Ribu Rumah Mengungsi

Kebakaran Hutan Paksa Warga di 15 Ribu Rumah Mengungsi

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 05:14 WIB

Tiga Cara Mencegah Kebakaran Hutan versi Menteri LH

Tiga Cara Mencegah Kebakaran Hutan versi Menteri LH

Bisnis | Sabtu, 19 April 2014 | 06:58 WIB

Terkini

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:59 WIB

×