Yusril: Koalisi Merah Putih Mungkin Tinggal Gerindra dan PAN

Siswanto

Selasa, 15 Juli 2014 | 12:14 WIB
Yusril: Koalisi Merah Putih Mungkin Tinggal Gerindra dan PAN
Deklarasi Koalisi Merah Putih di Tugu Proklamasi (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengaku sulit percaya terbentuknya koalisi Merah Putih pengusung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di DPR akan benar-benar menjadi sebuah koalisi yang permanen sebagaimana dideklarasikan.

"Kalau Prabowo - Hatta menang (pilpres), barangkali koalisi Merah Putih itu akan relatif permanen lima tahun ke depan, tapi kalau Prabowo - Hatta kalah, sulit percaya, saya koalisi ini akan permanen," demikian dikatakan Yusril melalui akun Twitter-nya, @Yusrilihza_Mhd.

Sebab, kata Yusril, jika Prabowo - Hatta Kalah dan ada tawaran kursi kabinet dari pemerintahan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla, maka partai anggota koalisi yang menerimanya otomatis keluar dari koalisi.

"Makin banyak partai yang terima tawaran kursi menteri, makin cepat koalisi ini bubar. Akhirnya yang tersisa mungkin tinggal Gerindra dan PAN saja," kata mantan Menteri Hukum dan HAM.

Terutama Partai Golkar. Partai ini tidak pernah tercatat sebagai partai di luar lingkaran pemerintahan atau oposisi.

"Wabilkhusus bagi Partai Golkar yang tabiatnya selalu ingin melekat dengan kekuasaan. Mana tahan Golkar jadi partai oposisi," kata Yusril.

"Pohon beringin hanya bisa tumbuh subur di tempat basah, bisa mati dia kalau tumbuh di tempat kering kerontang."

Apalagi jika Jusuf Kalla nanti menjadi wakil presiden, kata Yusril, maka Golkar dan PDI Perjuangan menjadi saling membutuhkan.

"Golkar berhajat dengan kekuasaan. Di kursi wapres ada JK. Aha, bukan mustahil, JK digarap jadi Ketum atau jadi Ketua Wanbin Golkar lagi," kata Yusril.

Sementara PDI Perjuangan juga was-was dengan kekuatan koalisi Merah Putih (enam fraksi) di DPR yang totalnya 63 persen kursi, bilamana nanti Jokowi - JK tak pandai-pandai mengelola mereka, kata Yusril, bisa repot sendiri.

"Agar aman tanpa banyak gangguan, Jokowi - JK tentu ingin memecah atau setidaknya melemahkan soliditas koalisi oposisi di DPR," kata Yusril.

Menurut kaca mata Yusril, di antara semua partai anggota koalisi Merah Putih, yang paling mudah diiming-imingi dengan kekuasaan adalah Partai Golkar.

"Kalau Golkar keluar dari barisan oposisi, kekuatan mereka di DPR sudah di bawah 50 persen di DPR. Lihat aja nanti, koalisi oposisi akan melemah," kata Yusril.

Koalisi Merah Putih di DPR terdiri dari enam partai, yakni Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar, dan Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Timses Jokowi: Koalisi Permanen Prabowo-Hatta Tunjukkan Kelemahan

Timses Jokowi: Koalisi Permanen Prabowo-Hatta Tunjukkan Kelemahan

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 12:04 WIB

Tiga Ribu Warga Karangaan Kutai Pilih Golput

Tiga Ribu Warga Karangaan Kutai Pilih Golput

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 11:23 WIB

Polda Sulsel Perketat Pengamanan Rekapitulasi Suara

Polda Sulsel Perketat Pengamanan Rekapitulasi Suara

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 11:18 WIB

Terkini

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

×