JSI dan Puskaptis Dipecat dari Anggota Persepi

Siswanto

Rabu, 16 Juli 2014 | 20:38 WIB
JSI dan Puskaptis Dipecat dari Anggota Persepi
Petugas memasang segel pada kotak suara pilpres. [Antara/Andika Betha]

Suara.com - Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia mengeluarkan dua lembaga survei, yakni Jaringan Suara Indonesia dan Puskaptis. Dua lembaga ini menolak diaudit terkait hasil hitung cepat (quick count) dalam Pilpres 2014.

"Dewan Etik Persepi memutuskan JSI dan Puskaptis melanggar kode etik dan dikeluarkan dari anggota dewan etik," kata Ketua Dewan Etik Hari Wijayanto dalam konferensi pers di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Anggota Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk menambahkan kedua lembaga dikeluarkan karena tidak mau mengkaji hasil temuannya selama membuat quick count Pilpres 2014.

"Secara wewenang (pembubaran) itu bukan wewenang Persepi. Persepi (hanya) memberikan sanksi moral," kata Hamdi.

Kendati telah dikeluarkan dari keanggotaan Persepi, kedua lembaga tidak dilarang untuk melakukan survei lagi.

"Persepi tidak melarang mereka ikut dalam survei yang lain-lain (seperti pilkada dan sebagainya), serahkan kepada publik yang menilai lembaga survei itu," katanya.

Terkait apakah Persepi akan mencabut sertifikat JSI dan Puskaptis, Hamdi mengatakan hal itu belum dirumuskan.

"Belum dirumuskan oleh Persepi apakah akan mencabut sertifikat pada dua lembaga survei yang dinyatakan melanggar kode etik (karena tidak mau di audit)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Celah untuk Pidanakan Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count"

Celah untuk Pidanakan Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count"

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 20:24 WIB

Prabowo Minta Pendukungnya Menahan Diri Terhadap Intimidasi

Prabowo Minta Pendukungnya Menahan Diri Terhadap Intimidasi

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 20:00 WIB

Kesalahan Lembaga Survei Saat Rilis "Quick Count" Pilpres 2014

Kesalahan Lembaga Survei Saat Rilis "Quick Count" Pilpres 2014

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 20:00 WIB

Ini Dia Hasil Audit Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count"

Ini Dia Hasil Audit Lembaga Survei yang Rilis "Quick Count"

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 19:41 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB