DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Penembakan MAS MH17

Laban Laisila

Jum'at, 18 Juli 2014 | 07:39 WIB
DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Penembakan MAS MH17
Sekjen PBB Ban Ki Moon. (Reuters/Andreea Campeanu)

Suara.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( DK PBB) berencana menggelar sidang darurat, Jumat (18/7/2014), untuk membahas jatuhnya pesawat maskapai Malaysia Airlines dengan kode penerbangan MH17 di Ukraina bagian timur.

Pertemuan darurat itu akan dimulai pukul 10.00 waktu setempat oleh 15 negara anggota yang dipimpin misi Rwanda sebagai ketua bergilir DK PBB.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak penyelidikan internasional yang penuh dan transparan atas kasus jatuhnya pesawat MH17 Malaysia Airlines di wilayah yang dikuasai pemberontak di Ukraina.

Para pejabat Amerika Serikat mengatakan pesawat naas yang membawa 295 orang, termasuk awaknya, dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu jatuh ditembak oleh sebuah peluru kendali, namun belum diktahui siapa yang jadi biang keladinya.

Dua pihak, Pemerintah Ukraina dan kelompok pemberontak saling tuding atas peristiwa ini.

Inggris, yang meminta agar Dewan Keamanan menggelar sidang darurat, menyerukan adanya penyelidikan yang dipimpin PBB.

Pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukraina membawa 11 warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, pesawat tersebut juga mengangkut 154 warga Belanda, 27 warga Australia, 23 warga Malaysia, 6 warga Inggris, 4 warga Jerman, 4 warga Belgia, 3 warga Filipina, serta satu warga Kanada.

Sementara itu, sebanyak 47 penumpang lainnya belum diketahui status kewarganegaraannya. Selain 280 penumpang, MH17 juga mengakut 15 kru pesawat yang terdiri atas dua kapten, 2 perwira penerbangan, dan 11 kru kabin. Kesemua kru adalah warga negara Malaysia.

Wakil Presiden Malaysia Airlines divisi Eropa Huib Gorter mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan bantuan bagi keluarga dan kerabat penumpang jika diminta. Mereka juga siap menerbangkan para keluarga dan kerabat dari Amsterdam dan Kuala Lumpur ke Kiev, Ukraina.

“Anda tidak bisa membayangkan apa yang terjadi dengan orang-orang ini saat ini. Mereka menjadi perhatian utama kami,” kata Gorter.

Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh saat melintas di atas wilayah udara Ukraina timur yang sedang dilanda konflik. Pesawat Boeing 777 tersebut diduga jatuh setelah ditembak. Belum diketahui pasti siapa yang patut bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (Reuters/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masa Depan Maskapai Malaysia Airlines Semakin Tak Menentu

Masa Depan Maskapai Malaysia Airlines Semakin Tak Menentu

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2014 | 07:12 WIB

MAS MH17 Dinaiki 11 Penumpang Asal Indonesia

MAS MH17 Dinaiki 11 Penumpang Asal Indonesia

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 07:03 WIB

MAS MH17 Ditembak Jatuh, Dunia Internasional Berduka Cita

MAS MH17 Ditembak Jatuh, Dunia Internasional Berduka Cita

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 06:04 WIB

 Pemerintah Indonesia Prihatin atas Insiden MAS MH17

Pemerintah Indonesia Prihatin atas Insiden MAS MH17

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 05:15 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×