Marty Belum Bisa Pastikan Indonesia Ikut Tim Investigasi Tragedi MH17

Siswanto

Jum'at, 18 Juli 2014 | 12:53 WIB
Marty Belum Bisa Pastikan Indonesia Ikut Tim Investigasi Tragedi MH17
Menlu Marty Natalegawa [suara.com]

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan penanganan pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di kawasan Ukraina terkait korban warga negara Indonesia di pesawat tersebut.

"Kita terus menghimpun informasi yang selengkap mungkin. Bapak Presiden juga secara terus menerus mendapatkan laporan oleh kami tentang insiden ini, upaya-upaya kita untuk mengetahui apakah ada korban WNI di dalam pesawat terbang yang naas itu. Presiden ingin mengetahui dan terus memberikan instruksi," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di kantor Presiden Jakarta, Jumat (18/7/2014) sebelum bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Marty mengatakan Jumat pagi Presiden mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri untuk membahas hal itu.

"Pagi ini ada pertemuan lagi akan kami dapat melaporkan lagi kepada beliau tentang situasi terkini mengenai WNI yang menjadi penumpang dalam pesawat tersebut dan langkah-langkah ke depan," kata Menlu.

Marty Natalegawa mengatakan pemerintah sangat prihatin dengan peristiwa tersebut.

"Tentu pada saat ini hati dan perasaan kita sangat dekat dengan pihak keluarga yang anggota keluarganya menjadi korban," paparnya.

Ia menambahkan,"saat ini Kementerian Luar Negeri masih bekerjasama dengan maskapai penerbangan Malaysia mencoba menghubungi pihak keluarga. Meskipun kita sudah memiliki data-datanya kita harus diberikan keleluasaan untuk menjangkau keluarganya sebelum data-data diumumkan."

Marty belum bisa merinci apakah ada WNI dan berapa jumlahnya yang menjadi korban dan juga belum bisa memastikan apakah Indonesia ikut serta dalam tim investigasi peristiwa tersebut.

Presiden Jumat pagi melangsungkan rapat di Kantor Presiden dihadiri oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menhub EE Mangindaan, Kepala BIN Marciano Noorman, Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam.

Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di wilayah Ukraina bagian timur pada Kamis (17/7/2014) malam Waktu Indonesia Barat.

Pesawat Boeing 777 yang berangkat dari Amsterdam, Belanda, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, tersebut mengangkut 283 penumpang dan 15 kru. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontak yang Bisa Dihubungi Terkait WNI Korban MH17

Kontak yang Bisa Dihubungi Terkait WNI Korban MH17

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 12:41 WIB

Rudal Darat yang Tembak MH17?

Rudal Darat yang Tembak MH17?

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 12:12 WIB

SBY: Kemenlu dan Kedubes Lakukan Identifikasi WNI di MH17

SBY: Kemenlu dan Kedubes Lakukan Identifikasi WNI di MH17

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 12:00 WIB

SBY Larang Maskapai Indonesia Lewat Ukraina dan Gaza

SBY Larang Maskapai Indonesia Lewat Ukraina dan Gaza

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 11:55 WIB

Terkini

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

×