PDIP: Rakyat Tidak Akan Mendukung Pansus Kecurangan Pilpres

Doddy Rosadi Suara.Com
Kamis, 24 Juli 2014 | 15:29 WIB
PDIP: Rakyat Tidak Akan Mendukung Pansus Kecurangan Pilpres
Wasekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (kiri). [suara.com/Adrian Mahakam

Suara.com - Wacana pembentukan pansus kecurangan pemilu presiden 2014 merupakan bentuk delegitimiasi Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara negara.

Wakil Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, wacan tersebut muncul akibat ketidakpuasan dari hasil pengumuman KPU Pusat sehingga muncul tuduhan terjadi kecurangan masif dan sistematis.

Hasto juga yakin, rakyat tidak akan mendukung pansus kecurangan pilpres. Karena, kata dia, rakyat sudah tahu bahwa wacana tersebut merupakan strategi untuk merebut kekuasaan.

“Wacana itu adalah bagian dari strategi pengepungan di mana ada upaya untuk mendelegitimasi pemilu dan juga KPU. Kami sendiri sudah kenyang dengan hal seperti itu mulai dari fitnah hingga serangan hitam. Rakyat belum tentu mendukung karea proses politik yang berlangsung di parlemen harus sesuai dengan apa yang dirasakan oleh rakyat,” kata Hasto kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (24/7/2014).

Hasto menambahkan, apabila terbentuk maka anggota dewan yang masuk dalam Pansus tersebut akan berhadapan dengan kekuatan rakyat. Menurut dia, pansus tersebut bukan berasal dari keinginan akar rumput sehingga akan ditolak keberadaannya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Dalam Negeri Chatibul Umam Wiranu mengatakan, pembentukan pansus kecurangan pemilu presiden merupakan hak konstitusional DPR. Apabila ditemukan kecurangan dalam pilpres, maka pansus tersebut bisa dibentuk.

Dalam pidato politik pada 22 Juli lalu, caon presiden Prabowo Subianto mengatakan, telah terjadi kecurangan yang masif dan sistematis dalam pemilu presiden. Karena itu, Prabowo menarik diri dari tahapan proses rekapitulasi pilpres dan meminta semua saksinya untuk meninggalkan ruangan proses rekapitulasi di gedung KPU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI