Jembatan Darurat Cibaruyan Bisa Dilalui Pemudik

Achmad Sakirin Suara.Com
Minggu, 27 Juli 2014 | 12:37 WIB
Jembatan Darurat Cibaruyan Bisa Dilalui Pemudik
Warga melintasi jembatan bailey pasca ambrolnya jembatan Cibaruyan, Ciamis, Jawa Barat. [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Jembatan Cibaruyan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah bisa dilewati oleh para pemudik setelah dipasang "bailey" (jembatan darurat) dan rencananya dibuka kembali secara resmi pada Minggu (27/7/2014).

"Saat ini pemasangan jembatan darurat sepanjang 60 meter telah selesai, dan lalu lintas sejak Sabtu (26/7/2014) pukul 18.30 WIB tadi telah dibuka," kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Hartadi dalam rilis Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU yang diterima di Jakarta, Minggu (27/7/2014).

Ia mengatakan, jembatan tersebut mamang rencanannya dibuka secara resmi oleh pihak kepolisian pada Minggu (27/7/2014), namun saat ini sudah dilewati kendaran arus mudik.

Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Adriananda mengatakan penggunaan "bailey" adalah untuk sementara karena perbaikan jembatan Cibaruyan yang asli agar permanen membutuhkan waktu yang cukup lama.

Adriananda mengatakan jembatan tersebut dibangun pada 1982 menggunakan APBD karena dulunya merupakan milik pemerintah provinsi dan ditingkatkan jadi jalan nasional.

"Memiliki panjang 28,4 meter dengan fondasi langsung, hanya karakteristik air sejajar dengan jembatan, sehingga selanjutnya akan dilakukan kerja sama dengan Ditjen SDA (Sumber Daya Air) untuk normalisasi sungainya," katanya.

Penanganan kerusakan Jembatan Cibaruyan di Ciamis, Jawa Barat, yang fondasinya mengalami longsor sehingga mengganggu jalur arus mudik diperkirakan selesai akhir pekan ini, sehingga dapat dilalui kembali oleh pemudik.

"Kemajuan pemasangan jembatan 'bailey' telah mencapai 60 persen sehingga diharapkan besok sore sudah bisa dilewati," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Mursito, Jumat (25/7).

Menurut dia, kerusakan yang dialami oleh Jembatan Cibaruyan tidak krusial seperti yang dialami di Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah.

Ia mengemukakan kerusakan fondasi Jembatan Cibaruyan karena tergerus debit air sungai yang meningkat karena tingginya curah hujan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI