UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

Muhammad Yasir | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti fenomena kredit macet pelaku usaha lokal akibat persaingan ketat dengan produk impor.
  • Pemerintah mencatat penyaluran kredit UMKM mencapai Rp1.600 triliun pada tahun 2025 namun terkendala serapan pasar produk lokal.
  • Kementerian UMKM kini fokus mengalihkan strategi dari sekadar penyaluran modal menjadi perlindungan dan pembukaan akses pasar produk domestik.

Suara.com - Potret buram masih menyelimuti wajah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air. Meski akses permodalan kian terbuka lebar, para pejuang ekonomi rakyat ini justru dihantui persoalan barang menumpuk di gudang karena pasar sudah dikuasai oleh produk impor.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengungkapkan adanya fenomena mengkhawatirkan di mana pengusaha lokal mampu berproduksi berkat pinjaman modal, namun berujung pada kredit macet karena gagal menjual produknya.

“Banyak juga kejadian, saudara-saudara kita sudah bisa produksi barang jualan makanan, minuman, ataupun gelas dan lain sebagainya, tapi pasar tidak menerima karena derasnya barang-barang impor dari luar,” ujar Maman usai rapat dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat di Blok M, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Maman menjelaskan, derasnya arus barang impor membuat produk lokal kalah bersaing, baik dari sisi harga maupun penetrasi pasar.

Kondisi ini menciptakan "lingkaran setan": UMKM meminjam modal untuk produksi, barang tidak laku terjual, mereka tidak punya uang untuk mencicil pinjaman, dan akhirnya kehilangan akses modal untuk masa depan.

Kementerian UMKM pun kini sadar bahwa menyuntikkan uang saja tidak cukup. Maman menegaskan bahwa strategi pemerintah harus bergeser, tidak hanya fokus pada penyaluran pembiayaan, tetapi juga wajib melindungi dan "memaksa" pembukaan akses pasar bagi produk lokal.

“Supaya pada saat kita bantu UMKM bisa mendapatkan pembiayaan, mereka juga bisa jual di pasar,” tegasnya.

Data Kredit UMKM: Rp1.600 Triliun

Ironisnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perbankan sebenarnya sangat royal dalam mengucurkan dana ke sektor ini.

Maman menyebut alokasi kredit untuk UMKM terus merangkak naik dalam satu dekade terakhir hingga menembus angka fantastis Rp1.600 triliun pada tahun 2025.

Dari total tersebut, Rp300 triliun merupakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disubsidi pemerintah, sementara sisanya, Rp1.300 triliun, adalah kredit non-KUR dengan bunga komersial.

“Kalau kita lihat tren 10 tahun terakhir, alokasi kredit perbankan kepada sektor UMKM itu naik terus,” beber Maman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

Terkini

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB