Muhaimin: Jumlah Menteri Kabinet Jokowi Jangan Terlalu Banyak

Siswanto | Suara.com

Senin, 28 Juli 2014 | 13:26 WIB
Muhaimin: Jumlah Menteri Kabinet Jokowi Jangan  Terlalu Banyak
Empat Ketua Umum Partai pengusung Joko Widodo (Jokowi) tandatangni berkas dukungan di Teuku Umar, Jakpus, Senin (19/5). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyarankan supaya jumlah menteri di kabinet yang dipimpin Joko Widodo - Jusuf Kalla periode 2014-2019 tidak terlampau banyak agar jalannya pemerintahan menjadi lebih efisien.

"(Untuk koalisi) Saya sarankan terbuka dan terbatas. Artinya, jangan banyak-banyak biar efektif. Paling tidak 50 persen plus satu," kata Muhaimin usai acara halal bihalal di rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Senin (28/7/2014).

Lebih jauh, Muhaimin mangatakan bahwa partainya telah menyodorkan sejumlah nama kandidat menteri kepada Jokowi.

Muhaimin tidak sepakat bila syarat menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK harus dari kalangan profesional di luar partai. Menurut dia, tokoh berlatar belakang partai politik pun juga bisa seorang profesional.

"Tidak ada dikotomi, Partai non partai, yang penting profesional dan punya leadership," kata Muhaimin yang juga menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Tapi semua dikembalikan kepada presiden (Jokowi)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CT: Tunggu Keputusan MK, Baru Bicarakan Transisi

CT: Tunggu Keputusan MK, Baru Bicarakan Transisi

News | Senin, 28 Juli 2014 | 13:19 WIB

Halal bi Halal di Rumah Mega, Wiranto Disindir Jatah Menteri

Halal bi Halal di Rumah Mega, Wiranto Disindir Jatah Menteri

News | Senin, 28 Juli 2014 | 12:41 WIB

Ke Rumah Megawati, JK Jemput Jokowi di Rumah Dinas

Ke Rumah Megawati, JK Jemput Jokowi di Rumah Dinas

News | Senin, 28 Juli 2014 | 19:12 WIB

Terkini

Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun

Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:56 WIB

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:54 WIB

Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2

Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:44 WIB

Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik

Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:34 WIB

Tragis! Suami Tewas Dipalu Istri Usai Cekcok Rumah Tangga di Vietnam

Tragis! Suami Tewas Dipalu Istri Usai Cekcok Rumah Tangga di Vietnam

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:29 WIB

Modus 'Plotting' Pegawai dan Pengondisian Lelang: KPK Bongkar Peran Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq

Modus 'Plotting' Pegawai dan Pengondisian Lelang: KPK Bongkar Peran Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:28 WIB

Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI

Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:23 WIB

Studi CREA: Hilirisasi Nikel RI Masih Didominasi Baja Tahan Karat, Belum Untuk EV

Studi CREA: Hilirisasi Nikel RI Masih Didominasi Baja Tahan Karat, Belum Untuk EV

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:13 WIB

Sebut Standar Perlindungan PRT Dalam dan LN Kini Setara, Legislator Nasdem: Kemenangan Kemanusiaan

Sebut Standar Perlindungan PRT Dalam dan LN Kini Setara, Legislator Nasdem: Kemenangan Kemanusiaan

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:08 WIB

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:07 WIB