Tim Prabowo Gugat Tiga Kabupaten di Madura ke MK

Laban Laisila

Kamis, 31 Juli 2014 | 06:45 WIB
Tim Prabowo Gugat Tiga Kabupaten di Madura ke MK
Ratusan pendukung Prabowo-Hatta berunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Jum'at (25/07/2014. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tiga kabupaten di Madura, Jawa Timur, masuk dalam gugatan tim pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ketiga kabupaten itu masing-masing Kabupaten Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Sampang," kata komisioner KPU Pamekasan Khairul Anwar kemarin, Rabu (30/7/2014).

Khairul menjelaskan, pihaknya mengetahui informasi masuknya tiga kabupaten dalam gugatan tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa itu, berdasarkan informasi yang disampaikan KPU Jatim.

Gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Kabupaten Sumenep di daerah kepulauan, sedangkan di Sampang terkait praktik politik uang.

"Kalau Pamekasan tidak ditentutan secara khusus lokasinya, hanya masuk dalam tuntutan," terang Khairil.

KPU Pamekasan juga sedang mempelajari gugatan yang tim pemenangan Prabowo-Hatta itu, serta berkoordinasi dengan KPU Jatim bersama para anggota KPU lain di Jawa Timur yang masuk dalam gugatan tim Prabowo-Hatta itu.

"Kalau Bangkalan tidak masuk dalam materi gugatan tim Prabowo-Hatta. Jadi hanya tiga kabupaten itu yang masuk," katanya menjelaskan.

Pemilu presiden 9 Juli 2014 di Pamekasan digelar di 1.645 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 189 desa/kelurahan di 13 kecamatan dengan jumlah pemilih sebanyak 680.831 orang.

Pilpres di Pamekasan ini diamankan sebanyak 600 personel gabungan dari unsur kepolisian dan Kodim 0826 Pamekasan dibantu Satpol PP, Linmas dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Pamekasan.

Jumlah penyelenggara pemilu yang dilibatkan dalam pesta demokrasi kali ini sebanyak 12.152 orang, meliputi sebanyak 11.515 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), 567 panitia pemungutan suara (PPS), 65 orang anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan lima orang anggota KPU.

Adapun jumlah pengawas yang diterjumkan sebanyak 417 orang, meliputi 372 orang panitia pengawas lapangan (PPL) dan pengawas relawan, 42 orang anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) dan sebanyak tiga orang anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Riau Belum Siapkan Bukti Hadapi Gugatan Pilpres di MK

KPU Riau Belum Siapkan Bukti Hadapi Gugatan Pilpres di MK

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 02:01 WIB

Jokowi Janji Bertindak Adil Saat Memimpin Pemerintahan

Jokowi Janji Bertindak Adil Saat Memimpin Pemerintahan

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 22:30 WIB

Ketua Demokrat: Jokowi Jangan Tunjuk Menteri Tak Punya Pengalaman

Ketua Demokrat: Jokowi Jangan Tunjuk Menteri Tak Punya Pengalaman

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 19:52 WIB

Asosiasi Kabupaten Tertinggal Minta Prabowo Legowo

Asosiasi Kabupaten Tertinggal Minta Prabowo Legowo

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 18:49 WIB

Terkini

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

×