Raja Saudi Akhirnya Komentar soal Gaza

Laban Laisila

Sabtu, 02 Agustus 2014 | 01:00 WIB
Raja Saudi Akhirnya Komentar soal Gaza
Seorang pemadam kebakaran Palestina berupaya memadamkan api di pembangkit listrik utama Gaza, (29/7). (Reuters/Mohammed Salem)

Suara.com - Raja Arab Saudi Abdullah pada Jumat (1/8/2014), akhirnya membuka suara atas kemelut tiga pekan di Gaza, dengan mengutuk kebungkaman antarbangsa terhadap gempuran Israel ke Jalur Gaza.

Dia menggambarkannya sebagai kejahatan perang dan terorisme yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.

Arab Saudi, yang menganggap diri sebagai pemimpin Muslim Sunni dunia, hanya memainkan peran belakang layar dalam diplomasi untuk mengembalikan ketenangan di Gaza dan gencatan senjata kepada Mesir, sebagai sekutu dekatnya.

"Kami melihat darah saudara kita di Palestina tertumpah dalam pembantaian besar, yang tidak menargetkan warga secara sembarangan dan kejahatan perang terhadap kemanusiaan," kata Abdullah dalam pidato singkat, yang dibacakan atas namanya di televisi.

Pidatonya itu menyusul kecaman oleh beberapa warga Saudi di laman internet, termasuk ulama terkemuka, atas sikap diam Riyadh terhadap kemelut Gaza.

Kebijakan Kerajaan Saudi terhadap Gaza dipersulit oleh ketidakpercayaan terhadap Hamas, yang dianggap dekat dengan kelompok teror di Saudi.

Abdulkhaleq Abdullah, pengulas politik di Keamiran Arab Bersatu, menyatakan pidato itu upaya membantah tuduhan bahwa Saudi -bersama sekutu, Mesir dan UAE- senang melihat Hamas melemah oleh serangan Israel, yang sebagian dipicu peningkatan tembakan roket Hamas dari Gaza ke Israel.

"Orang ingin melihat kedudukan lebih kuat dari ketiga negara itu," katanya.

Sejak serangan udara dan darat Israel dimulai pada 8 Juli, ungkapan kecaman Saudi atas kekerasan Israel, sebagian besar terbatas pada pernyataan sesudah sidang mingguan kabinet dan janji memberi bantuan kemanusiaan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tentara Diculik, Israel Batalkan Gencatan Senjata

Tentara Diculik, Israel Batalkan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 20:11 WIB

Menko Polhukam: WNI Tidak Perlu ke Palestina untuk Berperang

Menko Polhukam: WNI Tidak Perlu ke Palestina untuk Berperang

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 19:17 WIB

Israel Langgar Gencatan Senjata, 40 Orang Tewas

Israel Langgar Gencatan Senjata, 40 Orang Tewas

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 17:28 WIB

Jelang Gencatan Senjata, AS Minta Semua Pihak Menahan Diri

Jelang Gencatan Senjata, AS Minta Semua Pihak Menahan Diri

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 08:28 WIB

Terkini

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Health | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:16 WIB

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:15 WIB

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB

×