Tim Hukum Prabowo Minta Hasil Pilpres Dibatalkan

Siswanto

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 10:54 WIB
Tim Hukum Prabowo Minta Hasil Pilpres Dibatalkan
Sidang perdana perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 dengan agenda Pemeriksaan Perkara di Mahkamah Konstitusi RI Jakarta, Rabu (6/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Maqdir Ismail, meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan putusan KPU yang telah memenangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pilpres 2014.

"Nyatakan batal dan tidak sah keputusan KPU," kata Maqdir dalam persidangan di MK, Jumat (8/8/2014).

Maqdir mengatakan berdasarkan data tim Prabowo-Hatta, perolehan suara Prabowo-Hatta sebanyak 67.139.154 (50,26 persen), sedangkan pasangan nomor urut dua Joko Widodo dan Jusuf Kalla 66.435.124 atau (49,74 persen).

"Dengan demikian, pemohon pun meminta MK untuk menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Haji Prabowo Subianto dan HM Hatta Rajasa sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019," kata Maqdir.

Sebaliknya, tim hukum KPU meminta MK untuk tidak menerima berkas gugatan tim Prabowo. Menurut mereka, berkas yang diajukan pihak Prabowo tidak disusun secara cermat, selain itu uraiannya juga dinilai tidak lengkap dan jelas.

Langkah hukum ke mahkamah diajukan oleh tim hukum Prabowo-Hatta yang tidak puas dengan hasil pilpres karena mereka menemukan berbagai kecurangan selama prosesnya sehingga merugikan pasangan capres-cawapres nomor urut satu.

Agenda sidang kali ini adalah untuk mendengarkan jawaban termohon, pihak terkait dan Bawaslu serta pembuktian. Komisi Pemilihan Umum merupakan pihak termohon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Hukum KPU Minta MK Tolak Gugatan Prabowo

Tim Hukum KPU Minta MK Tolak Gugatan Prabowo

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 10:32 WIB

Tim Hukum Prabowo Minta MK Tolak Bukti KPU

Tim Hukum Prabowo Minta MK Tolak Bukti KPU

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 10:16 WIB

Adnan Buyung Protes Penambahan Materi oleh Tim Hukum Prabowo

Adnan Buyung Protes Penambahan Materi oleh Tim Hukum Prabowo

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 09:57 WIB

Siang Ini, DKPP Gelar Sidang Perdana Terkait Pilpres

Siang Ini, DKPP Gelar Sidang Perdana Terkait Pilpres

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 09:15 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×