Tersangka Pembunuhan dan Mutilasi Akui Potong Kemaluan 7 Korban

Achmad Sakirin

Selasa, 12 Agustus 2014 | 18:04 WIB
Tersangka Pembunuhan dan Mutilasi Akui Potong Kemaluan 7 Korban
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi, MD, mengakui telah memotong kemaluan tujuh laki-laki yang menjadi korbannya sebelum akhirnya dimutilasi dan dikubur.

"Sejauh ini keterangan tersangka masih akan terus dikumpulkan dan untuk kemaluan korban, tersangka mengakui memotongnya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Hary Budianto kepada pers di Pekanbaru, Selasa (12/8/2014) siang.

Tujuh korban tersebut adalah laki-laki mulai dari kalangan bocah hingga dewasa.

Sebelumnya kepolisian sempat menyatakan satu korban merupakan wanita, namun diklarifikasi dan dipastikan merupakan pria berumur 40 tahun bernama Acik. Jasadnya ditemukan tinggal kerangka di Kecamataan Mandau, Bengkalis.

MD mengakui telah memotong kemaluan korban tersebut sebelum akhirnya dimutilasi dan dikubur sebagai upaya menghilangkan jejak.

Acik dibunuh oleh pelaku bersama mantan isteri, DD (19), pada Juli 2013, namun tulang belulang korban baru ditemukan pada 7 Agustus 2014.

MD juga mengaku telah membunuh dan memotong kemaluan korban atas nama Febrian Dela, bocah yang masih berusia lima tahun.

Tersangka mengakui membunuh korban pada 10 Januari 2013 seorang diri di wilayah Kampung Baru, Kelurahan Rengau, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir. Setelah dibunuh, tersangka mengaku memotong kemaluan korban.

Kepolisian sejauh ini belum menemukan jasad korban di lokasi kejadian. Polisi hanya menemukan barang bukti sandal dan celana dalam korban serta satu jaket diduga milik tersangka.

Pada korban ketiga, atas nama Muhammad Hamdi, laki-laki berumur 19 tahun, MD membunuhnya bersama DD yang ketika itu, 2 Agustus 2013, masih berstatus isterinya.

Korban ini dibunuh di Jalan Stadion Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dengan juga memotong kelamin sebelum dimutilasi dan dikubur. Kepolisian telah menemukan jasad korban ketiga ini dalam bentuk tinggal kerangka.

Korban keempat adalah Rendi Hidayat, laki-laki berumur 10 tahun yang dibunuh tersangka MD bersama DD di wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada 14 Agustus 2013.

MD juga mengakui telah memotong kemaluan korban sebelum akhirnya memutilasi dan menguburnya. Aparat juga telah berhasil menemukan jasad korban berupa kerangka dan barang bukti lain seperti baju dan milik korban.

Selanjutnya korban kelima menurut kepolisian bernama Muhammad Akbar, laki-laki berumur 19 tahun yang dibunuh tersangka MD seorang diri pada 16 Maret 2014 di Jalan Beladang, Kilometer 10, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Tersangka MD juga mengaku memotong kemaluan korban sebelum kemudian memutilasi dan menguburnya.

Kemudian korban keenam bernama Marjevan Gea, laki-laki 8 tahun yang dibunuh MD bersama rekananya berinisial S (26 tahun) di kawasan perkebunan akasia, Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Pelaku kepada kepolisian juga mengaku memotong kelamin korban keenam sebelum akhirnya dimutilasi dan dikubur di sekitar lokasi kejadian pada 30 Juni 2014.

Korban terakhir diketahui bernama Femasili Madeva, laki-laki berusia 10 tahun yang dibunuh MD bersama rekannya S dan DP (16 tahun) di kawasan perkebunan akasia di desaa Pinang Sebatan Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada 18 Juli 2014.

MD mengalu telah memotong kelamin korban sebelum memutilasi dan menguburnya untuk menghilangkan jejak atas pembunuhan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upaya Pencarian Bocah Korban Mutilasi Terus Dilakukan

Upaya Pencarian Bocah Korban Mutilasi Terus Dilakukan

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 10:51 WIB

Pelaku Mutilasi di Riau Mengaku Memakan Alat Vital Korban

Pelaku Mutilasi di Riau Mengaku Memakan Alat Vital Korban

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 12:20 WIB

Pelaku Mutilasi 6 Korban Diduga Psikopat

Pelaku Mutilasi 6 Korban Diduga Psikopat

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 16:00 WIB

Polisi Ungkap Mutilasi Enam Bocah di Hutan

Polisi Ungkap Mutilasi Enam Bocah di Hutan

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 15:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB