Ideologi Anti NKRI Bukan Cuma ISIS

Laban Laisila

Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:28 WIB
Ideologi Anti NKRI Bukan Cuma ISIS
Bendera serupa simbol ISIS. [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Pengamat Timur Tengah Hasibullah Satrawi menyatakan ideologi anti-NKRI bukan hanya datang dari paham "Islamic State of Iraq and Syria" (ISIS), tetapi juga ada pada kelompok transnasional lainnya.

"Secara kebangsaan, kita harus bangga karena ancaman transnasional seperti ISIS disikapi oleh banyak orang. Tetapi, sikap kepada ISIS ini jangan menjadi yang terakhir," katanya di Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Direktur Aliansi Indonesia Damai (AIDA) itu mengatakan sikap penolakan juga harus ditunjukkan kepada kelompok-kelompok atau ideologi yang anti-NKRI dan terkesan dibiarkan.

"Sebelum isu ISIS, di Indonesia sudah ada kelompok yang anti-NKRI dan mengusung kekhilafahan. Kelompok ini sudah lama ada di Indonesia dan juga rawan bagi NKRI," tuturnya.

Hasib mengatakan NKRI adalah sistem bernegara yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Para pendiri negara pun bukanlah orang-orang yang tidak mengerti agama, karena banyak ulama yang ikut andil dalam mendirikan negara ini.

"NKRI terbukti sebagai konsep ijtihad politik kebangsaan yang paling baik. Bandingkan saja dengan negara-negara di Timur Tengah. Di sana untuk mengganti satu presiden saja harus ada sekian ribu nyawa yang hilang," katanya.

Menurut Hasib, Indonesia dengan sistem NKRI pantas menjadi kiblat demokrasi di dunia Islam karena telah terjadi proses pematangan demokrasi yang luar biasa.

"Satu-satunya negara yang mungkin menjadi kiblat demokrasi dunia Islam adalah Indonesia. Mesir saja mau berguru soal demokrasi ke Indonesia," tuturnya.

Mesir bersama Ukraina merupakan negara yang pertama memperjuangkan pengakuan atas Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam Sidang Dewan Keamanan PBB pada Januari-Februari 1946.

"Selama ini yang diperhitungkan sebagai negara paling demokrasi di dunia Islam adalah Turki dan Iran, tapi Turki tidak mungkin menjadi model, karena negara itu sekuler. Iran juga tidak mungkin karena Syiah," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Land Cruiser Milik Pemimpin ISIS Indonesia Ternyata Bodong

Mobil Land Cruiser Milik Pemimpin ISIS Indonesia Ternyata Bodong

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 13:57 WIB

AS Bantah Jadi Otak Pembentukan ISIS

AS Bantah Jadi Otak Pembentukan ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 12:52 WIB

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 08:25 WIB

Polda Kaltim Deteksi Adanya Ajakan Masuk ISIS

Polda Kaltim Deteksi Adanya Ajakan Masuk ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 06:58 WIB

Terkini

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan

Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:10 WIB

×