AS Bantah Jadi Otak Pembentukan ISIS

Ruben Setiawan

Rabu, 13 Agustus 2014 | 12:52 WIB
AS Bantah Jadi Otak Pembentukan ISIS
Dua militan ISIS di Khazer, Irak. Reuters/Stringer)

Suara.com - Baru-baru ini santer beredar isu yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat adalah dalang di balik pembentukan organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Amerika Serikat (AS) menolak dan membantah tudingan tersebut mentah-mentah.

Beberapa pekan belakangan, muncul isu di kalangan pengguna media sosial soal siapa sebenarnya ISIS itu. Sebuah gambar berisi kutipan buku mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton yang disebut-sebut dengan istilah "Password 360" beredar di media sosial. Dalam kutipan tersebut, perempuan yang merupakan istri mantan Presiden Bill Clinton itu mengakui bahwa ISIS merupakan bentukan AS.

Menanggapi tudingan tersebut, Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon, angkat bicara. Lewat laman resmi Facebooknya, Kedubes AS membantah rumor itu.

"Semua anggapan yang menyebut AS mengakui keberadaan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sebagai sesuatu selain organisasi teroris, atau punya peran dalam pembentukannya, adalah salah. Tuduhan yang beredar di Lebanon semata-mata hanyalah dibuat-buat," tulis mereka di laman Facebook tersebut.

Bak menuang bensin ke dalam api, pernyataan itu justru memperparah gelombang tudingan yang datang dari para pengguna Facebook lainnya. Salah satunya adalah pengguna Facebook yang memakai nama Patrick Seukunian.

"Rumor mengatakan bahwa Hillary Clinton menyebutkan informasi ini di buku terbarunya. Saya belum pernah membacanya, namun bisakan seseorang mengkonfirmasi atau membantah apa yang ia sebutkan?" tulis Patrick.

Pengguna Facebook lainnya, Majid Aslam, menyebut AS sebagai "otak" dari ISIS dengan tujuan menciptakan instabilitas di Timur Tengah dan negara-negara Islam.

Memang, sebenarnya tidak ada hal yang disebut "Password 360" itu. Dalam buku terbarunya, Hard Choices, dan wawancara-wawancara selanjutnya, Hillary Clinton mengatakan bahwa kegagalan AS membantu pemberontak Suriah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad, berujung pada terbentuknya kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Kegagalan untuk membantu membentuk pasukan pejuang tangguh dari orang-orang yang awalnya adalah demonstran pelawan Assad - mereka adalah kelompok Islam, mereka juga dari kalangan sekuler, atau kelompok lainnya - kegagalan untuk melakukan itu menciptakan kevakuman, yang kini diisi oleh para pejuang jihad," kata Hillary seperti dikutip The Atlantic. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 08:25 WIB

Polda Kaltim Deteksi Adanya Ajakan Masuk ISIS

Polda Kaltim Deteksi Adanya Ajakan Masuk ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 06:58 WIB

Chep Hermawan, Pimpinan ISIS Indonesia Diperiksa Polisi

Chep Hermawan, Pimpinan ISIS Indonesia Diperiksa Polisi

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 03:36 WIB

AS dan Australia Sepakat Bahas Pejuang ISIS

AS dan Australia Sepakat Bahas Pejuang ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 00:31 WIB

Helikopter Pembawa Bantuan untuk Pengungsi Yazidi Jatuh di Irak

Helikopter Pembawa Bantuan untuk Pengungsi Yazidi Jatuh di Irak

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 23:22 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×