Ini Pengakuan Novela Nawipa tentang Kesaksian di MK

Siswanto | Suara.com

Minggu, 17 Agustus 2014 | 19:49 WIB
Ini Pengakuan Novela Nawipa tentang Kesaksian di MK
Novela Nawipa di Komnas HAM (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Saksi dari tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa asal Papua, Novela Nawipa, mengaku tidak pernah mendapatkan ancaman apapun usai menjadi saksi di sidang sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi.

"Sampai saat ini saya tidak merasa diintimidasi, tidak. Saya tidak merasa saya di bawah tekanan, tidak. dan (ancaman) tidak," ujar Novela kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary 4-B, Jakarta Pusat, Minggu (17/8/2014).

Novela mengatakan ketika ia memberikan keterangan di MK, ia menceritakan apa adanya. Yang ia permasalahkan bukan hasil pilpres, melainkan cara sosialisasi KPU di kampungnya.

"Pribadi saya merasa bahwa sudah cukup. Cukuplah, cukup. Kalau selama ini yang kami lihat proses dan tahapan itu ada, kok di kami tidak ada," kata Novela.

Novela menegaskan ia hanya memberikan keterangan dari apa yang ia ketahui di lapangan saja.

"Jadi saya tidak bicara dalam skup lain-lain, saya tetap berada, dimana kampung saya berada. Kok tidak ada tahapan itu. Kami tidak persoalkan hasil, angkanya. Kami tidak persoalkan itu," kata Novela.

Untuk pemilu ke depan, Novela berharap KPU melakukan sosialisasi dengan benar.

"Mungkin dalam waktu yang akan datang, kami mau supaya harus ada tahapan itu, dan jangan sistem noken itu sebagai salah satu alat untuk memperalat kami, tidak usah," kata dia.

Novela merupakan saksi mandat TPS di Kampung Awaputu, Kabupaten Paniai, Papua. Di persidangan MK ia mengatakan tidak ada pencoblosan pada saat itu. Novela menjelaskan, pada saat pencoblosan, hanya ada dirinya dan sejumlah warga di TPS tempat dia seharusnya bertugas. Namun, ia tidak mendapati satu pun anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ataupun logistik pemilu di TPS tempat ia bertugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novela Nawipa Tak Pernah Diancam dan Rumahnya Tak Dibakar

Novela Nawipa Tak Pernah Diancam dan Rumahnya Tak Dibakar

News | Minggu, 17 Agustus 2014 | 19:05 WIB

Novela Nawipa Datangi Komnas HAM

Novela Nawipa Datangi Komnas HAM

News | Minggu, 17 Agustus 2014 | 17:19 WIB

Hakim MK Minta Kapolres Lindungi Saksi Sengketa Pilpres

Hakim MK Minta Kapolres Lindungi Saksi Sengketa Pilpres

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 12:49 WIB

Rumah Novela Dirusak, Kuasa Hukum Prabowo-Hatta: Dia Bicara Kebenaran

Rumah Novela Dirusak, Kuasa Hukum Prabowo-Hatta: Dia Bicara Kebenaran

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 10:48 WIB

Terkini

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB