Masih Buram, Penyebab Tenggelam Perahu Pinisi

Ardi Mandiri

Senin, 18 Agustus 2014 | 22:28 WIB
 Masih Buram, Penyebab Tenggelam Perahu Pinisi
Ilutrasi sebuah kapal pinisi di perairan sekitar Pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat masih terus menyelidiki penyebab tenggelamnya perahu pinisi di perairan Pulau Sangeang, Kabupaten Bima, yang membawa wisatawan asing.

"Sampai sejauh ini belum dipastikan apa penyebab utamanya. Anggota polisi air dan udara (Polairud) dari Kepolisian Resor Kota Bima masih melakukan penyelidikan lebih mendalam," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP M Suryo Saputra, di Mataram, Senin (18/8/2014).

Perahu pinisi yang membawa 20 wisatawan asing dan lima anak buah kapal (bukan 27 orang seperti berita sebelumnya) dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Sangeang, Kabupaten Bima, Minggu (17/8) sekitar pukul 01.15 Wita.

Perahu pinisi tersebut membawa wisatawan asing dari Labuhan Lombok, Kabupaten Lombok Timur, NTB, menuju Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Suryo mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab utama tenggelamnya perahu pinisi tersebut karena masih dalam proses penyelidikan di lapangan.

Anggota Polairud Polres Kota Bima juga belum melakukan pengambilan keterangan dari para anak buah kapal dan nakhodanya.

"Yang jelas pendalaman terus dilakukan untuk memastikan penyebab tenggelamnya perahu pinisi tersebut," ujarnya.

Suryo juga menyebutkan, jumlah penumpang yang sudah berhasil diselamatkan oleh regu penyelamat bersama nelayan sebanyak 23 orang, sedangkan dua orang wisatawan lainnya masih dalam proses pencarian.

"Dari seluruh penumpang yang selamat termasuk di antaranya lima anak buah kapal. Kami terus memantau perkembangan terkait pencarian korban maupun upaya penyelidikan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemukan, 15 Korban Tenggelamnya Kapal Pinisi di Bima

Ditemukan, 15 Korban Tenggelamnya Kapal Pinisi di Bima

News | Senin, 18 Agustus 2014 | 09:32 WIB

Pencarian Belasan Turis Eropa Korban Kapal Karam di Bima Dilanjutkan

Pencarian Belasan Turis Eropa Korban Kapal Karam di Bima Dilanjutkan

News | Senin, 18 Agustus 2014 | 08:07 WIB

Korban Kapal Pinisi Tidak Dapat Santunan

Korban Kapal Pinisi Tidak Dapat Santunan

News | Minggu, 17 Agustus 2014 | 23:21 WIB

Puluhan Turis Asing Tenggelam di Perairan Bima

Puluhan Turis Asing Tenggelam di Perairan Bima

News | Minggu, 17 Agustus 2014 | 19:01 WIB

BNPB: Total Korban Tewas Kapal Tenggelam di Kapuas 15 Orang

BNPB: Total Korban Tewas Kapal Tenggelam di Kapuas 15 Orang

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 06:00 WIB

Tim SAR Temukan Empat Korban Feri Tenggelam di Kapuas

Tim SAR Temukan Empat Korban Feri Tenggelam di Kapuas

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 23:30 WIB

Kemenhub: Kecelakaan Kapal "Berkat Bersaudara" Bukan Tanggung Jawab Kami

Kemenhub: Kecelakaan Kapal "Berkat Bersaudara" Bukan Tanggung Jawab Kami

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 16:40 WIB

Kapal Tenggelam di Kalteng, 12 Orang Tewas

Kapal Tenggelam di Kalteng, 12 Orang Tewas

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 09:46 WIB

Kapal Tenggelam di Selat Malaka, 3 WNI Tewas

Kapal Tenggelam di Selat Malaka, 3 WNI Tewas

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 13:27 WIB

Kapal Pengangkut TKI Ilegal Karam di Perairan Malaysia

Kapal Pengangkut TKI Ilegal Karam di Perairan Malaysia

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 14:21 WIB

Terkini

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:40 WIB

×