BNPB: Total Korban Tewas Kapal Tenggelam di Kapuas 15 Orang

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 31 Juli 2014 | 06:00 WIB
BNPB: Total Korban Tewas Kapal Tenggelam di Kapuas 15 Orang
Ilustrasi foto kapal tenggelam. (Antara/STR-Apriani Kerong)

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban tenggelamnya kapal feri penyeberangan di Sungai Kapuas, Kalimantan Tengah, mencapai 15 orang tewas dan tiga orang hilang masih dalam pencarian.

"Tambahan tiga orang korban meninggal ditemukan tim SAR, pada Rabu (30/7), pukul 16.15 WIB dan pukul 16.35 WIB. Tiga jenasah masih dalam proses identifikasi di rumah sakit," ujar Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu malam (30/7/2014).

Sedangkan 12 korban tewas telah berhasil diidentifikasi yaitu: 1. Anita/P/20 thn; 2. Ny. Lia/P/25 thn; 3. Muslim/L/7 thn; 4. Angga/L/9 thn; 5. Zainal H./L/38 thn; 6. Supiyani/P/23 thn; 7. Anas Ima E./P/6 thn; 8. Ny. Hj. Rukayah/P/45 thn; 9. Samsuni/L/35 thn; 10. Ny. Rosmah Yulidah/P/44 thn; 11. Ny. Yuliyani/P/20 thn; 12. Muhritah/P/15 thn.

"Korban selamat keseluruhan 52 orang. Perkiraan total ada 70 orang penumpang feri. Saat ini lima orang masih dirawat di rumah sakit Kapuas," ujarnya.

Dia mengatakan, sebanyak 19 sepeda motor telah berhasil dievakuasi. Tidak adanya manifes yang baik menyebabkan jumlah sepeda motor yang tenggelam berkisar antara 20 hingga 40 unit.

"Besok pagi, Kamis (31/7/2014) tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, BPBD, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat akan melanjutkan pencarian korban. Tim SAR gabungan mencari korban di lokasi TKP dan menyusuri Sungai Kapuas searah arus sungai. Bantuan dari masyarakat sebagai penyelam tradisional yang membantu untuk melakukan penyelaman ke bawah permukaan sungai," kata dia.

BNPB menyebut penyebab tenggelamnya kapal diduga feri tersebut kelebihan muatan (overload). Dalam manifes tercatat 60 orang penumpang.

"Namun diperkirakan jumlah penumpang keseluruhan total sekitar 70 orang. Tiga orang Motoris, ABK dan pemilik kapal diamankan Polisi saat ini untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim SAR Temukan Empat Korban Feri Tenggelam di Kapuas

Tim SAR Temukan Empat Korban Feri Tenggelam di Kapuas

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 23:30 WIB

Kemenhub: Kecelakaan Kapal "Berkat Bersaudara" Bukan Tanggung Jawab Kami

Kemenhub: Kecelakaan Kapal "Berkat Bersaudara" Bukan Tanggung Jawab Kami

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 16:40 WIB

Kapal Tenggelam di Kalteng, 12 Orang Tewas

Kapal Tenggelam di Kalteng, 12 Orang Tewas

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 09:46 WIB

Kapal Tenggelam di Selat Malaka, 3 WNI Tewas

Kapal Tenggelam di Selat Malaka, 3 WNI Tewas

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 13:27 WIB

Terkini

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:18 WIB

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB