Pengamat: Muhaimin Merugikan Partai Jika Kembali Memimpin

Achmad Sakirin

Senin, 25 Agustus 2014 | 17:05 WIB
Pengamat: Muhaimin Merugikan Partai Jika Kembali Memimpin
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (kanan) [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Hariyadi, memprediksi kekuasaan Muhaimin Iskandar untuk menahkodai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin kuat jika pada muktamar nanti terpilih menjadi ketua umum lagi.

"Ambisi Muhaimin Iskandar maju lagi menjadi Ketua Umum PKB pada Muktamar di Surabaya nanti, bisa merugikan PKB lima tahun ke depan. Muhaimin akan semakin otoriter karena kekuasaannya semakin kuat," ujarnya di Surabaya, Jatim, Senin (25/8/2014).

Ia mengemukakan, selama ini tokoh sentral PKB adalah Muhaimin, dan ibaratnya pemilik modal dari PKB itu adalah Muhaimin.

"Kalau ini terus dibiarkan bisa membahayakan partai lima tahun ke depan," ucapnya.

Ia mengemukakan, Muhaimin bila masih memimpin, bisa muncul sikap otoriter dan Muhaimin bisa melakukan apa saja terhadap orang orang yang tidak dikehendaki.

"Orang-orang yang tidak dikehendaki akan disingkirkan. Muhaimin akan mencari orang yang mau mengabdi pada Muhaimin, tapi tidak lagi pada kiai," tukasnya.

DPP PKB, menurut Hariyadi, selama dipegang Muhaimin Iskandar banyak kemajuan, namun karena ini tidak bisa terlepas dari posisinya sebagai menteri di kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurutnya, sebagai menteri sedikit banyak material partai juga banyak dibantu. Padahal, di era nanti pemerintahan berubah, apalagi setelah Presiden terpilih Jokowi menyatakan bahwa menteri harus melepaskan jabatan sebagai orang partai politik.

"Kalau dia jadi menteri, tentu diuntungkan PKB. Tapi, bila tidak maka PKB bisa dirugikan bila masih saja menjadikan Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Hariyadi, pernyataan para kiai yang tidak mendukung Muhaimin Iskandar maju lagi, merupakan peringatan keras bagi Muhaimin.

"Pernyataan para kiai itu, tidak bisa dianggap remeh. Meski para kiai sendiri selama ini peranannya sangat tidak signifikan di tingkat struktural," tegas dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKB Gelar Muktamar Bahas Pencegahan Paham Radikal

PKB Gelar Muktamar Bahas Pencegahan Paham Radikal

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 20:15 WIB

PKB Gagas RUU Larangan ISIS dan HTI

PKB Gagas RUU Larangan ISIS dan HTI

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 00:00 WIB

Nasib Parpol Pendukung Jokowi-JK Ditentukan September

Nasib Parpol Pendukung Jokowi-JK Ditentukan September

News | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 22:37 WIB

Muhaimin: PKB Tidak Ajukan Nama Menteri

Muhaimin: PKB Tidak Ajukan Nama Menteri

News | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 16:10 WIB

Muhaimin Akan Bicarakan Kriteria Calon Menteri Bersama Jokowi

Muhaimin Akan Bicarakan Kriteria Calon Menteri Bersama Jokowi

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 14:14 WIB

Muhaimin: Jokowi-JK Bahas Susunan Kabinet Bulan Depan

Muhaimin: Jokowi-JK Bahas Susunan Kabinet Bulan Depan

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 12:57 WIB

Terkini

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:45 WIB

Rano Karno: CFD Sabtu-Minggu di Jakarta Tak Susah Diterapkan

Rano Karno: CFD Sabtu-Minggu di Jakarta Tak Susah Diterapkan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:44 WIB

BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia

BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 17:42 WIB

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

×