Korupsi Simulator SIM, KPK Periksa Bekas Wakakorlantas Tujuh Jam

Laban Laisila

Selasa, 26 Agustus 2014 | 19:13 WIB
Korupsi Simulator SIM, KPK Periksa Bekas Wakakorlantas Tujuh Jam
Bekas Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Brigadir Jenderal Didik Purnomo (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Penyidik KPK memeriksa Eks Wakakorlantas, Brigjen polisi Didik Purnomo selama tujuh jam di Gedung KPK hari ini, Selasa(26/8/2014), terkait kasus korupsi simulator SIM.

Didik baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.15 WIB tanpa berkomentar banyak kepada jurnalis yang menunggunya di halaman KPK.

Pria yang berkemeja lengan pendek warna kuning ini pulang dengan mengendarai mobil kijang Innova hitam yang bernopol B 1083 QZ.

"Tanya BPKB nggak ada, nggak ada. Kamu tanyakan saja sama penyidik," kata Didik sambil senyum dan bergegas menuju mobilnya.

Pengacaranya Patwan Sinaga mengaku kliennya diperiksa terkait simulator sim dan menurut pengakuannya tidak ada keterangan baru, karena sudah diperiksa di Bareskrim Polri sebelumnya.

"Kau tanyalah saja sama penyidik. Ada lah, beliau memberikan keterangan dalam masalah simulator, Itu aja dan tidak ada yang baru, karena kan beliau juga sudah diperiksa di Bareskrim Mabes Polri," terang Patwan.

Dan saat ditanya mengenai belum ditahannya Didik hingga saat ini, dia pun tidak menjawab dan mengatakan bahwa itu adalah urusan penyidik.

"Hah.. kalau mengenai belum ditahan itu kau tanya aja sama penyidik. Yah, oke yah," tutupnya.

Brigjen Didik ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK mengungkap kasus korupsi pengadaan simulator SIM yang menjerat eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo.

Irjen Djoko sendiri telah divonis 18 tahun penjara, saat ini Djoko tengah berproses di tingkat kasasi.

Brigjen Didik ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima uang Rp 50 juta dari Sukotjo Bambang.

Kasus simulator SIM ini seperti diketahui, sempat menimbulkan ketegangan antara KPK dan Polri. Bahkan sempat muncul istilah cicak vs buaya jilid 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Simulator SIM, Brigjen Didik Purnomo Diperiksa KPK Lagi

Kasus Simulator SIM, Brigjen Didik Purnomo Diperiksa KPK Lagi

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 11:30 WIB

Korupsi Simulator SIM, KPK Periksa Dua Saksi

Korupsi Simulator SIM, KPK Periksa Dua Saksi

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 12:44 WIB

KPK Jebloskan Djoko Susilo ke Penjara Sukamiskin

KPK Jebloskan Djoko Susilo ke Penjara Sukamiskin

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 23:17 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

×