Atasi Papua, Tim Jokowi Ingin Ada Dialog

Laban Laisila

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 03:00 WIB
Atasi Papua, Tim Jokowi Ingin Ada Dialog
Calon Presiden Joko Widodo (kiri) menyapa sejumlah warga Kota Jayapura, Papua, Kamis (5/6). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Deputi Tim Transisi Joko Widodo- Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Hasto Kristiyanto, mengatakan, saling percaya dan dialog merupakan langkah awal yang dilakukan oleh pemerintahan ke depan dalam mengatasi persoalan Papua.

"Solusi dari permasalahan yang ada di Papua adalah mengintensifkan dialog sehingga tercipta rasa saling percaya," kata Hasto, di Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Dalam kesempatan itu, Tim Transisi Jokowi-JK menerima masukan dari Komnas Perempuan dan Jaringan HAM Perempuan Papua terkait dengan langkah pemerintahan ke depan menyelesaikan masalah Papua yang selama ini belum tercapai seutuhnya.

"Dalam dialog tersebut disampaikan berbagai persoalan terkait dengan pelanggaran HAM, penegakan hukum yang belum menempatkan keadilan dan kemanusiaan sebagai prinsip untuk membangun mekanisme dan ketaatan terhadap hukum, serta berbagai persoalan terkait dengan pelaksanaan otonomi khusus," kata Hasto.

Dari persoalan yang disampaikan, kata Hasto, dalam perspektif rendahnya human development indeks, tingginya kematian ibu melahirkan yang mencapai 1.700 kematian dari 100 ribu angka kelahiran merupakan fakta kuat terhadap rendahnya kualitas kehidupan masyarakat Papua.

"Namun di atas segalanya, membangun kepercayaan antara kepemerintah dengan masyarakat Papua, sangatlah penting," ujarnya.

Tim Transisi Jokowi-JK, kata Hasto, menaruh perhatian penuh atas masalah Papua tersebut. Hal ini juga tercermin dari perhatian Jokowi yang memprioritaskan datang ke Papua sebanyak dua kali pada saat kampanye pemilu yang lalu.

Atas dasar hal tersebut, Jokowi akan menempatkan salah satu prioritas kunjungannya ke Papua, tak sekadar menunjukkan kepedulian terhadap Papua.

"Tetapi sekaligus merintis pengembangan dialog yang bersungguh-sungguh antara pemerintahan Jokowi dengan masyarakat asli Papua untuk menuntaskan secara bertahap luka-luka politik lama yang masih membekas," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabinet Jokowi Dinilai Tak Perlu Wamen, Cukup Wamenlu

Kabinet Jokowi Dinilai Tak Perlu Wamen, Cukup Wamenlu

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 20:57 WIB

Kebakaran Bus Transjakarta Masih Dalam Penyelidikan

Kebakaran Bus Transjakarta Masih Dalam Penyelidikan

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 17:07 WIB

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:51 WIB

Ini Pemandangan Baru Salat Jumat di Balai Kota Jakarta

Ini Pemandangan Baru Salat Jumat di Balai Kota Jakarta

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 13:47 WIB

Kasus Pelanggaran HAM Tak Tuntas, LSM HAM Kirim Surat ke Jokowi

Kasus Pelanggaran HAM Tak Tuntas, LSM HAM Kirim Surat ke Jokowi

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 10:56 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB