Empat Tewas dalam Perkelahian Antarpemuda di Banjarmasin

Liberty Jemadu

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 20:43 WIB
Empat Tewas dalam Perkelahian Antarpemuda di Banjarmasin
Ilustrasi senjata tajam (Shutterstock).

Suara.com - Perkelahian antarpemuda di depan Balai Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menewaskan empat orang pada Sabtu dini hari (30/8/2014), demikian dikatakan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Suharyono.

Menurut Suharyono, perkelahian yang berlangsung sekitar pukul 00.15 itu terjadi antara pemuda yang sedang "nongkrong" di tempat tersebut.

"Bukan antarkampung atau antaretnis," tegas Suharyono.

Informasi sementara, yang berhasil dikumpulkan polisi dari para saksi di tempat kejadian perkara, menyebutkan bahwa perkelahian dipicu adu mulut antara seorang pemuda yang sedang lewat di lokasi kejadian dengan sekumpulan orang yang sedang mengonsumsi minuman keras di samping Pelabuhan Martapura Lama.

"Karena ditegur, pelaku tersinggung sempat terlibat adu mulut yang menyebabkan dia dipukul. Mereka kemudian dilerai," beber Suharyono.

"Tapi mungkin karena masih dendam, sekitar seperempat jam kemudian, dia datang lagi dengan teman-temannya yang tanpa banyak basa basi langsung menghujani mereka dengan senjata tajam dan pentungan," lanjut Suharyono.

Akibat perkelahian itu empat orang di tempat dan satu lagi luka di kepala.

Diperkirakan, sambung Suharyono, pelaku penyerangan sekitar delapan orang dan mengendarai sepeda motor. Sedangkan para korban saat itu bertujuh.

"Tapi para korban tidak membawa senjata," ungkapnya.

Meski demikian polisi mengakui bahwa identitas para penyerang belum bisa diidentifikasi. Sedangkan korban sedang divisum di Rumah Sakit Sari Mulia, RS Suaka Insan, dan RSUD Ulin.

Suharyono menyatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus tersebut secepatnya dan sudah membentuk tim untuk memburu para pelaku.

Adapun barang bukti yang sudah dikumpulkan adalah sebilah belati, dua balok kayu yang berlumuran darah, dan bangku panjang tempat para korban duduk.

Dari data yang diterima, semua korban tewas berasal dari Banjarmasin. Mereka adalah Junaidi, Mukmin alias Imuk, Dabak, dan Duan.

"Para korban itu sebagian karyawan kapal tunda/tarik atau tugboat," jelas Suharyono. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Murid SMK Adi Luhur Tewas Disabet Celurit

Murid SMK Adi Luhur Tewas Disabet Celurit

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 01:45 WIB

Dua Kelompok Warga Mengamuk, Jalan Gunung Sahari Sempat Ditutup

Dua Kelompok Warga Mengamuk, Jalan Gunung Sahari Sempat Ditutup

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 23:16 WIB

Banjarmasin Darurat Tinja

Banjarmasin Darurat Tinja

Health | Kamis, 08 Mei 2014 | 11:20 WIB

Berbagai Jenis Senjata Mematikan Siswa SMP 41 untuk Tawuran

Berbagai Jenis Senjata Mematikan Siswa SMP 41 untuk Tawuran

News | Selasa, 18 Februari 2014 | 18:57 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×