Pemenggalan Jurnalis Oleh ISIS Perbuatan Biadab

Ruben Setiawan

Rabu, 03 September 2014 | 14:04 WIB
Pemenggalan Jurnalis Oleh ISIS Perbuatan Biadab
Jurnalis Amerika Steven Sotloff, sesaat sebelum dipenggal ISIS. [SITE]

Suara.com - Menteri luar negeri Irak Hoshiyar Zebari mengutuk aksi pemenggalan jurnalis Steven Sotloff oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang muncul dalam sebuah video. Menurut menlu yang akan segera mengakhiri masa jabatannya tersebut, itu merupakan aksi biadab.

"Pembunuhan biadab ini... sebuah contoh kebiadaban dan kejahatan," kata Zebari.

Zebari menambahkan, aksi ini merupakan bukti bahwa Irak dan negara-negara Barat harus mengalahkan ISIS.

"Kami memiliki musuh yang sama dan seluruh dunia bergerak ke arah yang tepat untuk menghentikan kebiadaban dan kebrutalan ini," kata Zebari.

"Seluruh dunia berdiri bersatu menentang IS (Negara Islam). Mereka harus dikalahkan agar aksi mengerikan ini tidak akan terulang," lanjutnya.

Pendapat senada datang dari Perdana Menteri Inggris David Cameron. Cameron mengutuk pemenggalan Sotloff dan menyebutnya sebagai "aksi menjijikan dan hina yang dilakukan oleh teroris barbar". Cameron mengaku akan menggelar rapat dengan tim keamanannya pada hari Rabu (3/9/2014).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius menyebut pembunuhans itu sebagai "gambaran aksi barbar tanpa batas yang dilakukan kekalifahan teror dan harus diperangi secara serius".

Sebuah video yang diduga menampilkan pemenggalan jurnalis asal Amerika Serikat Steven Sotloff yang jadi tawanan ISIS beredar di internet pada hari Selasa (2/9/2014). Dalam video tersebut, seorang militan isis bertopeng menggorok leher Sotloff.

Diduga, si eksekutor yang beraksen Inggris kental adalah orang yang juga memenggal James Foley, jurnalis Amerika Serikat lainnya. Video pemenggalan James Foley muncul pada tanggal 19 Agustus lalu. Eksekusi Sotloff diduga dilakukan di lokasi yang sama dengan lokasi pemenggalan Foley.

Alasan pemenggalan, seperti diungkap oleh militan dalam video, adalah karena Amerika Serikat nekat kembali menyerang basis ISIS di Irak dengan serangan udara. Padahal, kata si militan, pada video pemenggalan pertama, ISIS sudah memperingatkan AS untuk tak ikut campur dengan urusan ISIS di Irak. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obama: Amerika Kirim 350 Tentara ke Irak

Obama: Amerika Kirim 350 Tentara ke Irak

News | Rabu, 03 September 2014 | 13:36 WIB

Arab Saudi Berencana Pindahkan Makam Nabi Muhammad

Arab Saudi Berencana Pindahkan Makam Nabi Muhammad

News | Rabu, 03 September 2014 | 11:41 WIB

Aksi Pemenggalan Kepala oleh ISIS Membuat Dunia Murka

Aksi Pemenggalan Kepala oleh ISIS Membuat Dunia Murka

News | Rabu, 03 September 2014 | 11:18 WIB

 Arab Saudi Tangkap 88 Orang Diduga ISIS

Arab Saudi Tangkap 88 Orang Diduga ISIS

News | Rabu, 03 September 2014 | 06:38 WIB

ISIS Ancam Akan Terus Memenggal Orang Amerika

ISIS Ancam Akan Terus Memenggal Orang Amerika

News | Rabu, 03 September 2014 | 02:42 WIB

Sebelum Dipenggal, Steven: Obama Kenapa Harus Membayar dengan Nyawa Saya

Sebelum Dipenggal, Steven: Obama Kenapa Harus Membayar dengan Nyawa Saya

News | Rabu, 03 September 2014 | 01:56 WIB

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Penculikan di Aceh, Amankan Senpi dan 13 Butir Peluru

Polisi Tangkap Pelaku Penculikan di Aceh, Amankan Senpi dan 13 Butir Peluru

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 10:50 WIB

ICP Agustus 2026 Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel Akibat Eskalasi Geopolitik

ICP Agustus 2026 Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel Akibat Eskalasi Geopolitik

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 10:48 WIB

BGN Klaim Banyak Sekolah Kirim Surat Minta MBG, Akan Diinvestigasi Sebelum Dikabulkan

BGN Klaim Banyak Sekolah Kirim Surat Minta MBG, Akan Diinvestigasi Sebelum Dikabulkan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:48 WIB

Menembus Asap Malam Karhutla Kubu Raya, Wapres Gibran Ingatkan Warga: Pakai Masker Ya

Menembus Asap Malam Karhutla Kubu Raya, Wapres Gibran Ingatkan Warga: Pakai Masker Ya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:46 WIB

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:44 WIB

4 Cleanser Vegan Andalan untuk Kulit Sensitif Tanpa Ketarik dan Iritasi

4 Cleanser Vegan Andalan untuk Kulit Sensitif Tanpa Ketarik dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 10:40 WIB

Cleansing Oil SKIN1004 untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Cara Pakai, dan Ulasan Pengguna

Cleansing Oil SKIN1004 untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Cara Pakai, dan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:40 WIB

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:39 WIB

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:36 WIB

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 10:35 WIB

×