Ada Kemungkinan Demokrat Batal Dukung Pilkada Lewat DPRD

Siswanto

Rabu, 10 September 2014 | 09:54 WIB
Ada Kemungkinan Demokrat Batal Dukung Pilkada Lewat DPRD
Ruang sidang Paripurna DPR-RI. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pembahasan tentang rencana mengubah mekanisme pilkada dari langsung oleh rakyat menjadi diwakilkan ke DPRD terus dilakukan Komisi II DPR RI untuk mendapatkan titik temu. Bilamana rapat panitia kerja atau pleno tidak mencapai kata sepakat, akan dilakukan voting di rapat paripurna pada 25 September 2014.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok mengungkapkan tidak tertutup kemungkinan nanti Fraksi Partai Demokrat berubah sikap dengan tetap mendukung pilkada langsung.

"Demokrat masih antara dua itu, mungkin nanti diujung (rapat paripurna). Demokrat masih fifty-fifty," kata Mubarok kepada suara.com, Rabu (10/9/2014)

Mubarok mengatakan sikap Fraksi Partai Demokrat sekarang ini, masih sama dengan mayoritas anggota Koalisi Merah Putih yaitu ingin kepala daerah dipilih oleh DPRD.

"Iya memang dua sistem itu punya kelebihan dan kelemahan. Pilkada langsung cocok untuk bangsa yang tingkat pendidikan masyarakatnya bagus. Untuk Indonesia, belumlah. Justru kalau itu tetap dilaksanakan, akan banyak mudharat-nya, banyak merusaknya, karena money politic berjalan masif," kata Mubarok.

Dengan kondisi masyarakat Indonesia yang rata-rata masih awam dengan politik, kata Mubarok, membuat mereka belum bisa melihat mana pemimpin yang ideal dan tidak ideal.

"Jadi, saya kira ide UUD 45 tentang demokrasi perwakilan masih relevan," kata Mubarok.

Menurut Mubarok untuk kondisi sekarang, pilkada langsung hanya cocok untuk dilaksanakan di perkotaan, dimana masyarakatnya sudah berpendidikan yang baik.

"Mereka bisa paham betul siapa yang dipilih," kata Mubarok.

Ditanya sampai kapan menunggu masyarakat Indonesia siap untuk mengikuti pilkada langsung seperti argumentasi Demokrat? Mubarok hanya menjelaskan bahwa pilkada langsung baru dilaksanakan dua periode atau sepuluh tahun terakhir dan hasilnya, menurut dia, sudah merusak masyarakat.

"Baru sepuluh tahun pilkada seperti ini. Rusaknya sudah luar biasa. Money politic-nya banyak. Banyak masyarakat kecil yang sudah bilang, yang penting dapat berapa (uang)," kata Mubarok. "Ini merusak karakter masyarakat."

Ia mengakui pilkada diwakilkan ke DPRD tidak menjamin money politics lenyap. Tapi, kata Mubarok, setidaknya praktiknya terbatas di tingkat DPRD saja.

"Praktiknya terbatas dan cara mengawasinya menjadi lebih mudah," kata Mubarok.

Dalam rapat panitia kerja di DPR, Selasa (9/9/2014), enam fraksi tetap ngotot agar pemilihan gubernur dan bupati/wali kota dilakukan oleh DPRD.  Keenam fraksi tersebut, masing-masing Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan. Keinginan mereka bertolak belakang dengan keinginan mayoritas masyarakat yang menginginkan pilkada langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW: Gamawan Fauzi Lupakan Sejarahnya Sendiri Bila Dukung Pilkada Lewat DPRD

ICW: Gamawan Fauzi Lupakan Sejarahnya Sendiri Bila Dukung Pilkada Lewat DPRD

News | Selasa, 09 September 2014 | 14:26 WIB

Ada Kepentingan Bisnis di Balik Debat Pilkada Langsung atau Lewat DPRD?

Ada Kepentingan Bisnis di Balik Debat Pilkada Langsung atau Lewat DPRD?

News | Selasa, 09 September 2014 | 13:58 WIB

Debat Mekanisme Pilkada Bukan Perang Kubu Jokowi Vs Merah Putih

Debat Mekanisme Pilkada Bukan Perang Kubu Jokowi Vs Merah Putih

News | Selasa, 09 September 2014 | 20:19 WIB

Dirjen Otda: Pemerintah Masih Inginkan Pilkada Langsung

Dirjen Otda: Pemerintah Masih Inginkan Pilkada Langsung

News | Selasa, 09 September 2014 | 12:22 WIB

Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, Mendagri: Dua-duanya Ada Kelebihan

Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, Mendagri: Dua-duanya Ada Kelebihan

News | Selasa, 09 September 2014 | 11:09 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB