Pengamat: Menteri Jokowi-JK Tidak Bergaya Hidup Mewah

Achmad Sakirin

Jum'at, 12 September 2014 | 11:27 WIB
Pengamat: Menteri Jokowi-JK Tidak Bergaya Hidup Mewah
Presiden terpilih Joko Widodo bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani usai mengadakan pertemuan di kantor transisi, Jakarta, Kamis (28/8). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) disarankan agar menteri-menteri yang duduk dalam kabinetnya tidak bergaya hidup mewah. Hal itu dikatakan pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia (UI) Lisman Manurung.

"Harus lihat juga rekam jejaknya apakah calon menterinya itu mempunyai gaya hidup mewah selama ini atau tidak," kata Lisman di Depok, Jumat (12/9/2014).

Ia mengatakan, menteri-menteri nantinya harus dekat dengan rakyat sehingga bisa mengetahui secara jelas apa permasalahan mereka dan bagaimana solusinya dalam menghadapi persoalan.

"Kalau menteri punya gaya hidup mewah bagaimana bisa dekat dengan rakyat," katanya.

Dikatakannya rekam jejak yang perlu diperhatikan lainnya adalah masalah korupsi atau tersangkut masalah hukum lainnya. Hal itu agar tidak tersandera dengan kasus-kasus sebelumnya, sehingga ia dapat bekerja dengan benar untuk kepentingan rakyat.

Menurut dia dalam penunjukkan menteri jangan hanya dimonopoli dengan partai politik, tetapi juga diperhatikan unsur-unsur lainnya seperti para relawan, karena kemenangan Jokowi-JK bukan bukan hanya karena parpol semata tetapi juga kerja keras para relawan.

Sementara itu Sosiolog UI Thamrin Amal Tamagola mengatakan menteri yang duduk dalam pemerintahan Jokowi-JK diharapkan bukan pejabat teras parpol.

"Kita harus belajar dari kasus Anas Urbaningrum dan Jero Wacik," ujarnya.

Selain itu katanya menteri juga harus tidak mempunyai rekam jejak bermain politik uang dan bermasalah dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

"Ini penting karena kasus yang terjadi pada masa lalu calon menteri akan mempunyai dampak yang tidak bagus," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Setuju Hentikan Pengadaan Mobil Mercy untuk Menteri

SBY Setuju Hentikan Pengadaan Mobil Mercy untuk Menteri

News | Jum'at, 12 September 2014 | 06:52 WIB

Jokowi Tidak Khawatir Bakal Diganjal

Jokowi Tidak Khawatir Bakal Diganjal

News | Jum'at, 12 September 2014 | 05:02 WIB

Wiranto Bantu Jokowi-JK Dekati Partai Koalisi Merah Putih

Wiranto Bantu Jokowi-JK Dekati Partai Koalisi Merah Putih

News | Jum'at, 12 September 2014 | 01:57 WIB

JK Jarang Hadir di Rumah Transisi, Ini Penjelasan Jokowi

JK Jarang Hadir di Rumah Transisi, Ini Penjelasan Jokowi

News | Kamis, 11 September 2014 | 23:13 WIB

Jokowi Akui Sudah Kantungi Sejumlah Nama Untuk Menteri

Jokowi Akui Sudah Kantungi Sejumlah Nama Untuk Menteri

News | Kamis, 11 September 2014 | 22:47 WIB

Sempurnakan Arsitektur Kabinet, Jokowi Minta Masukan Wiranto

Sempurnakan Arsitektur Kabinet, Jokowi Minta Masukan Wiranto

News | Kamis, 11 September 2014 | 22:16 WIB

Terkini

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×