Perempuan Ini Bertekad Kibarkan Bendera ISIS di Inggris

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 13 September 2014 | 07:30 WIB
Perempuan Ini Bertekad Kibarkan Bendera ISIS di Inggris
Aqsa Mahmood, jihadis ISIS asal Glasgow, Inggris. (Telegraph)

Suara.com - Seorang perempuan asal Skotlandia, Inggris, yang meninggalkan keluarganya untuk bergabung bersama kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menolak permohonan dari orang tuanya untuk pulang ke rumah. Aqsa Mahmood, perempuan berusia 20 tahun itu mengatakan hanya akan kembali untuk mengibarkan bendera ISIS di Inggris.

Aqsa dikabarkan berhenti kuliah dan meninggalkan keluarganya di Glasgow untuk berangkat ke Suriah pada bulan November tahun lalu. Seperti dilansir Daily Mail, Aqsa menikah beberapa bulan lalu dengan seorang pejuang ISIS.

Sepekan setelah orang tuanya menggelar konferensi pers untuk memintanya pulang, Aqsa, pada hari Kamis (11/9/2014) menegaskan bahwa ia tidak ingin kembali dalam waktu dekat.

"Saat di mana saya akan kembali ke tanah tersebut, jika Yang Maha Kuasa mengizinkan, adalah saat ketika saya mengibarkan bendera kami," kata Aqsa seperti dikutip Daily Mail dari situs blognya.

Aqsa mengecam pemerintah Inggris atas sikap keras mereka terhadap militan Inggris di Suriah dan Irak dan menyebut upaya internasional untuk memerangi ISIS sebagai "perang terhadap Islam".

"Saudara dan saudariku yang terjebak di barat dan tertahan karena pemerintahan kafir, ketahuilah bahwa pertolongan Allah selalu dekat, bersabarlah dan ketahuilah bahwa kau tidak pernah dicobai lebih dari kemampuanmu," kata Aqsa.

"Dan bagi mereka yang masih mampu, takutlah akan Allah dan jangan tunda lagi, bergegaslah ke tanah kami dan hidup dalam kehormatan sebelum hal itu sulit kau lakukan," tulis Aqsa.

Selama bergabung dengan ISIS, Aqsa berhubungan dengan keluarga melalui akun Twitternya. Namun, perempuan yang memakai nama Umm Layth di media sosial itu menutup akunnya setelah media Inggris mencium identitasnya.

Dalam pernyataan terakhirnya, Aqsa menegaskan bahwa ia menolak untuk pulang. Ia juga menyebut nama Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

"Ketahuilah Cameron/Obama, kalian dan negara kalian akan berada di bawah kaki kami dan kekafiranmu akan dihancurkan, ini adalah janji dari Allah SWT dan kami tidak ragu," tegas Aqsa.

"Jika bukan kalian, maka cucu atau cicit mereka. Namun jangan khawatir, ada darah keturunanmu yang akan ditumpahkan oleh negara kami. Kami sudah menaklukkan tanah ini dan kami akan melakukannya lagi," tutup Aqsa. \

Seperti dilansir Telegraph, Aqsa sebelumnya juga disebut-sebut sebagai tokoh kunci satuan polisi penegak Syariah Islam bentukan ISIS di kota Raqqa, Suriah. (Al Arabiya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepuluh Negara Arab Setujui Perang Melawan ISIS

Sepuluh Negara Arab Setujui Perang Melawan ISIS

News | Jum'at, 12 September 2014 | 11:12 WIB

CIA: ISIS Punya 31.500 Pejuang

CIA: ISIS Punya 31.500 Pejuang

News | Jum'at, 12 September 2014 | 08:56 WIB

Serangan Udara Suriah ke Kawasan ISIS Tewaskan 28 Orang

Serangan Udara Suriah ke Kawasan ISIS Tewaskan 28 Orang

News | Jum'at, 12 September 2014 | 08:08 WIB

Iran Meragukan Keseriusan Koalisi Anti ISIS

Iran Meragukan Keseriusan Koalisi Anti ISIS

News | Jum'at, 12 September 2014 | 07:21 WIB

Tiga Cara Jokowi Tangkal ISIS

Tiga Cara Jokowi Tangkal ISIS

News | Kamis, 11 September 2014 | 18:12 WIB

Perempuan Ini Tokoh Kunci di Satuan Polisi Syariah Bentukan ISIS

Perempuan Ini Tokoh Kunci di Satuan Polisi Syariah Bentukan ISIS

News | Kamis, 11 September 2014 | 11:57 WIB

Terkini

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut

Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:05 WIB

Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota

Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:00 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:53 WIB

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB