Penolakan Hasil Pilpres Jadi Pemicu Kisruhnya RUU Pilkada

Achmad Sakirin

Minggu, 14 September 2014 | 17:23 WIB
Penolakan Hasil Pilpres Jadi Pemicu Kisruhnya RUU Pilkada
Konferensi pers Kolisi Pemantau Pemilu menolak Pilkada dipilih DPRD. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto mengungkapkan polemik pilkada di kembalikan ke DPRD lantaran partai politik yang tergabung di Koaliasi Merah Putih masih tidak menerima hasil keputusan pilpres.

"Masalahnya muncul karena mayoritas fraksi di DPR, yang dalam pilpres yang lalu tergabung dalam Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta memilih opsi yang kedua, yaitu pasangan calon kepala daerah dipilih oleh DPRD," ucapnya di Jakarta Pusat, Minggu (14/9/2014).

Selain itu Toto mengungkapkan, fraksi yang terkabung di Koalisi Merah Putih memiliki mayoritas kursi di parlemen. Sedangakan partai yang mengusung Jokowi-JK di pilpres menolak pilkada di kembalikan di DPRD, dan hanya didukung tiga fraksi yang menolak, yaitu PDIP, PKB dan Hanura.

"Jika keinginan ini terus dipaksakan maka bisa dipastikan kepala daerah kembali akan dipilih oleh DPRD," ujarnya.

Ia juga mengungkapka jika opsi pilkada dipilih oleh DPRD merupakan kemunduran demokrasi.

"Kami menilai bahwa opsi kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) itu merupakan langkah mundur demokrasi," tambah Toto.

Panitia kerja RUU Pilkada membahas empat hal, di antaranya, Pertama, pasangan kepada daerah dipilih langsung oleh rakyat seperti yang  berlaku saat ini.  Ke dua, kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Sementara ke tiga, gubernur dipilih langsung oleh rakyat, tapi hak untuk memilih walikota dan bupati dikembalikan ke tangan anggota DPRD. Atau sebaliknya, pasangan bupati/walikota dipilih langsung oleh rakyat, tapi pasangan gubernur dipilih oleh rakyat.

Ke empat, gubernur ditunjuk oleh Pemerintah Pusat, lalu bupati/walikota dipilih langsung oleh rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW : Pilkada Langsung Oleh Rakyat Membangun Akuntabilitas Pemimpin

ICW : Pilkada Langsung Oleh Rakyat Membangun Akuntabilitas Pemimpin

News | Minggu, 14 September 2014 | 16:19 WIB

ARB: Kepala Daerah Dipilih DPRD Sesuai Sila Keempat Pancasila

ARB: Kepala Daerah Dipilih DPRD Sesuai Sila Keempat Pancasila

News | Sabtu, 13 September 2014 | 20:01 WIB

Kepala Daerah Dipilih DPRD, KPK Harus Dilibatkan

Kepala Daerah Dipilih DPRD, KPK Harus Dilibatkan

News | Sabtu, 13 September 2014 | 17:40 WIB

Demokrat 'Pemain Kunci' Kontroversi Pilkada Langsung

Demokrat 'Pemain Kunci' Kontroversi Pilkada Langsung

News | Sabtu, 13 September 2014 | 16:55 WIB

Daerah Belum Siap Gunakan E-voting untuk Pilkada

Daerah Belum Siap Gunakan E-voting untuk Pilkada

News | Sabtu, 13 September 2014 | 16:08 WIB

Pilkada Lewat DPRD Juga Sarat Korupsi

Pilkada Lewat DPRD Juga Sarat Korupsi

News | Sabtu, 13 September 2014 | 15:24 WIB

Ahok Hengkang, Fadli Zon Tegaskan Gerindra Tak Kehilangan

Ahok Hengkang, Fadli Zon Tegaskan Gerindra Tak Kehilangan

News | Sabtu, 13 September 2014 | 15:10 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB