ICW : Pilkada Langsung Oleh Rakyat Membangun Akuntabilitas Pemimpin

Achmad Sakirin

Minggu, 14 September 2014 | 16:19 WIB
ICW : Pilkada Langsung Oleh Rakyat Membangun Akuntabilitas Pemimpin
Pencoblosan ulang pemilu presiden 2014 di TPS 009 Kelurahan Bangka, Jakarta, Sabtu (19/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat dinilai membantu membangun akuntabilitas pemimpin terhadap publik yang telah memilihnya.

Hal itu dikatakan Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Abdullah Dahlan di Jakarta, Minggu (14/9/2014).

"Pemilihan secara langsung adalah model yang dapat membangun relasi akuntabilitas terhadap publik," katanya.

Menurut dia, ketika pemerintahan berorientasi pada publik maka mekanisme pemilihan pemimpin pun berorientasi pada pertanggungjawaban terhadap publik.

Bila kepala daerah dipilih secara tidak langsung melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, lanjutnya, pertanggungjawaban pemimpin terpilih adalah kepada elite politik, bukan masyarakat.

"Kalau dipilih publik maka akan ada tantangan mengubah, menjawab pola pelayanan publik sehingga lahir pemimpin yang punya inovasi atas upaya menjawab problem daerah," ucapnya.

Ia berpendapat tidak tepat bila politik uang menjadi alasan untuk mengubah pemilihan kepala daerah oleh DPRD karena hal tersebut tidak lepas dari perilaku para aktor politik.

"Kalau soal maraknya 'money politic' bisa diperkuat oleh aspek penegakan hukum. Bisa saja, misalnya, siapapun yang melakukan dikenakan sanksi didiskualifikasi atau norma hukumnya harus disamakan dengan delik suap, yang memberi dan menerima harus sama," ujarnya.

Terkait besarnya biaya pilkada secara langsung, Abdullah berpendapat demokrasi jelas butuh biaya, tetapi, ada alternatif misalnya pemilihan umum dilakukan secara serentak.

"Misalnya, konsep 'e-ktp' berjalan maka 'e-voting' tidak menutup kemungkinan bisa diterapkan," tuturnya.

Selain itu, kata dia, penghematan juga bisa dilakukan dengan memperketat dana kampanye. Pemerintah sebagai inisiator undang-undang diharapkan menarik diri dari pembahasan bila tidak memberikan ruang kondusif bagi demokrasi untuk tumbuh.

"Caranya, presiden melalui Kementerian Dalam Negeri mengambil sikap tegas. DPR baru lalu menyusun lagi tidak apa-apa dalam rangka mematangkan konsep desain Pilkada apa yang ideal," tukasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ARB: Kepala Daerah Dipilih DPRD Sesuai Sila Keempat Pancasila

ARB: Kepala Daerah Dipilih DPRD Sesuai Sila Keempat Pancasila

News | Sabtu, 13 September 2014 | 20:01 WIB

Kepala Daerah Dipilih DPRD, KPK Harus Dilibatkan

Kepala Daerah Dipilih DPRD, KPK Harus Dilibatkan

News | Sabtu, 13 September 2014 | 17:40 WIB

Demokrat 'Pemain Kunci' Kontroversi Pilkada Langsung

Demokrat 'Pemain Kunci' Kontroversi Pilkada Langsung

News | Sabtu, 13 September 2014 | 16:55 WIB

Daerah Belum Siap Gunakan E-voting untuk Pilkada

Daerah Belum Siap Gunakan E-voting untuk Pilkada

News | Sabtu, 13 September 2014 | 16:08 WIB

Pilkada Lewat DPRD Juga Sarat Korupsi

Pilkada Lewat DPRD Juga Sarat Korupsi

News | Sabtu, 13 September 2014 | 15:24 WIB

Ahok Hengkang, Fadli Zon Tegaskan Gerindra Tak Kehilangan

Ahok Hengkang, Fadli Zon Tegaskan Gerindra Tak Kehilangan

News | Sabtu, 13 September 2014 | 15:10 WIB

Terkini

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

×