Mengenal TMC Polda Metro Jaya

Siswanto | Suara.com

Rabu, 17 September 2014 | 07:49 WIB
Mengenal TMC Polda Metro Jaya
Petugas TMC Polda Metro Jaya Ajun Inspektur Polisi Satu Kasno (suara.com/Nur Icshan)

Suara.com - Ada beberapa cara anggota Polda Metro Jaya berinteraksi dengan masyarakat. Selain turun langsung ke lapangan, juga berinteraksi melalui media sosial.

Traffic Management Center Polda Metro Jaya merupakan divisi yang paling aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui media sosial.

Melalui akun twitter @TMCPoldaMetro, Polda Metro Jaya berbagi informasi terkini dengan warga. Mulai dari info pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, kemacetan, informasi demonstrasi, bahkan pengalihan arus.

Mungkin, belum semua anggota masyarakat tahu sistem kerja mereka. Suara.com berkesempatan masuk ke dalam markas TMC. Ada enam jobdesk di sana. Masing-masing mempunyai meja kerja dan beberapa komputer.

Job desk yang pertama untuk media sosial. Di sini, petugas menginformasikan berbagai kejadian di masyarakat secara cepat dengan media seperti Twitter dan Facebook.

Job desk kedua untuk global positioning system (GPS). Di sini, petugas memantau serta mengendalikan anggota di lapangan.

Job desk ketiga ialah closed circuit television (CCTV) yang fungsinya memantau situasi lalu lintas di jalan protokol. Ada ratusan CCTV yang ditempatkan di jalan raya. Dari CCTV ini bisa diketahui di mana titik kemacetan, kecelakaan, misalnya.

Kemudian ada desk yang difokuskan untuk menerima atau menginformasikan laporan. Ada tim yang disebut call center, desk ini digunakan untuk menerima pengaduan masyarakat.

Selain tim call center, ada Tim 1717. Tim 1717 mempunyai tugas yang sama yaitu menghimpun informasi dari masyarakat. Untuk desk terakhir, dikendalikan oleh seorang perwira pengendali.

Petugas piket TMC Polda Metro Jaya Ajun Inspektur Polisi Satu Kasno mengakui meski sudah canggih, tetap saja ada masalah. Salah satu kendala yang sering dialami petugas adalah koneksi internet. Koneksi internet yang tidak stabil dan sering down membuat pekerjaan tersendat.

"Alatnya juga kadang sering gangguan, terus kita sampaikan kepada pimpinan, selanjutnya pimpinan menginstruksikan ke teknisi, teknisi terjun ke alat," kata Kasno.

Kasno menambahkan keberadaan anggota di lapangan dapat menggantikan peran CCTV, apalagi tidak semua tempat di Ibu Kota terpasang kamera pengintai.

"Semua rekan di lapangan mempunyai tempat-tempat kepadatan, keberadaan anggota kita di lapangan pasti sudah disiapkan semua atau kejadian di wilayah masing-masing," kata petugas yang sudah 11 tahun melayani masyarakat lewat TMC.

Kasno senang sekaligus bangga apabila masyarakat puas dengan informasi yang diberikan TMC. Ia mengakui tidak sedikit warga yang komplain atau marah dengan tindakan petugas yang dianggap tidak melayani dengan baik.

Tapi, ia dan rekan-rekan berusaha melayani dengan penuh tanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dini Hari, Kebakaran Landa Pertokoan di Jakarta

Dini Hari, Kebakaran Landa Pertokoan di Jakarta

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 04:20 WIB

Terkini

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:54 WIB

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:52 WIB

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB