LSI: Arsitektur Kabinet Jokowi Wujud Kompromi Politik

Achmad Sakirin

Kamis, 18 September 2014 | 14:54 WIB
LSI: Arsitektur Kabinet Jokowi Wujud Kompromi Politik
Presiden terpilih Joko Widodo meresmikan SEKNAS TANI JOKOWI. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa menilai "arsitektur" kabinet Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) merupakan wujud kompromi politik yang dilakukan tanpa mengubah gagasan awal terkait kabinet profesional.

"Jokowi sudah berulang kali menginginkan kabinet profesional. Tapi politik adalah seni berkompromi, dan ini wujud kompromi beliau, tanpa mengubah gagasan awalnya (mengenai kabinet profesional)," ujar Ardian di Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Dia memandang segala yang diutarakan Jokowi mengenai kabinetnya pada masa kampanye lalu, pada akhirnya menemui benturan-benturan politik, yang harus diselesaikan dengan cara berkompromi.

"Misalkan ada aturan menteri tidak boleh ketua umum partai politik, bisa saja nanti diganti menjadi ketua pembina. Nah kompromi-kompromi seperti itu yang bisa terus berlanjut," nilai dia.

Sebelumnya Jokowi mengumumkan bahwa arsitektur kabinetnya akan terdiri dari 34 kementerian, sama dengan postur Kabinet Indonesia Bersatu II.

Dari jumlah tersebut, 18 kementerian di antaranya akan dipimpin oleh menteri dari kalangan profesional non-partai, sedangkan 16 kementerian lainnya dipimpin oleh menteri dari kalangan partai politik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tri Rismaharini Bantah ke Jakarta Bahas Tawaran Menteri

Tri Rismaharini Bantah ke Jakarta Bahas Tawaran Menteri

News | Rabu, 17 September 2014 | 12:57 WIB

Jokowi Diminta Tidak Membentuk Kementerian Haji

Jokowi Diminta Tidak Membentuk Kementerian Haji

News | Rabu, 17 September 2014 | 12:26 WIB

Muhammadiyah Berharap Jokowi - JK Tidak Hapus Kementerian Agama

Muhammadiyah Berharap Jokowi - JK Tidak Hapus Kementerian Agama

News | Rabu, 17 September 2014 | 11:34 WIB

Tak Ada "Dagang Sapi" untuk Pilih16 Menteri dari Partai

Tak Ada "Dagang Sapi" untuk Pilih16 Menteri dari Partai

News | Rabu, 17 September 2014 | 06:29 WIB

Jokowi Berencana Satukan Penelitian dalam satu Kementerian

Jokowi Berencana Satukan Penelitian dalam satu Kementerian

News | Selasa, 16 September 2014 | 22:12 WIB

Jokowi: 16 Profesional Partai Berkaitan dengan Dukungan Politik

Jokowi: 16 Profesional Partai Berkaitan dengan Dukungan Politik

News | Selasa, 16 September 2014 | 18:45 WIB

Pengamat: Postur Kabinet Jokowi Cerminan Realitas dalam Politik

Pengamat: Postur Kabinet Jokowi Cerminan Realitas dalam Politik

News | Selasa, 16 September 2014 | 16:40 WIB

Terkini

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

×