Ini Usulan Nama Kabinet Jokowi-JK dari PDI Perjuangan

Doddy Rosadi

Minggu, 21 September 2014 | 01:30 WIB
Ini Usulan Nama Kabinet Jokowi-JK dari PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (ketiga kiri) memukul gong disaksikan presiden terpilih Joko Widodo (kedua kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kiri).(Antara/R Rekotomo)

Suara.com - Hasil Rapat Kerja Nasional IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan salah satunya mengusulkan nama Kabinet Trisakti kepada presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

"Kami mengusulkan kepada presiden terpilih Joko Widodo dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla untuk memberi nama kabinetnya dengan nama Kabinet Trisakti," kata Ketua Bidang Politik dan Hubungan antar-Lembaga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani saat penutupan Rakernas IV PDIP di Marina Convention Center, Semarang, Sabtu malam.

Rakernas IV PDIP yang digelar sejak Jumat (19/9) berlangsung lebih cepat dari yang dijadwalkan sebelumnya digelar hingga Minggu (20/9). Rakernas IV ditutup Sabtu (20/9/2014) malam dengan pembacaan sikap dan rekomendasi.

PDIP menilai pemerintah 2014-2019 yang akan dipimpin Jokowi-JK akan menghadapi beberapa persoalan ekonomi yang cukup serius antara lain dalam bidang pangan, energi, dan keuangan.

Masalah lain yang akan menghadang menurut PDIP yakni melunturnya kedaulatan politik, kesenjangan sosial dan kemiskinan yang semaki tinggi, konflik kelembagaan antar penyelenggara pemerintah negara yang sudah masuk pada aspek penyalahgunaan dan politisasi kekuasaan serta perilaku korupsi dan politik transaksional yang semakin akut.

Oleh karena itu, Rakernas IV PDI perjuangan menyatakan sikap politik dan memberi 24 rekomendasi termasuk untuk pemerintahan Jokowi-JK.

Dalam rangka memastikan keberhasilan pemerintahan baru, Rakernas IV PDI Perjuangan juga merekomendasikan beberapa hal, salah satunya mendukung Presiden untuk membentuk Kabinet Ahli dengan menekankan pada kriteria profesionalitas/kompetensi, memperhatikan integritas serta keberpihakan ideologis dan berkomitmen untuk pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

PDIP juga mendukung pemerintah dalam membangun infrastruktur Tol Laut dan rel ganda keretapi (Double Track Train) yang diusung Jokowi-JK dalam kampanyenya. Sehingga diharapkan distribusi barang antar wilayah dan antar Pulau di Indonesia berjalan lancar.

"Di samping itu pembangunan infrastruktur tersebut juga akan menurunkan biaya transportasi sehingga disparitas harga barang antarwilayah dan antar Pulau makin kecil," ujar Puan.

Berkaitan dengan ancaman krisis energi dan ekonomi sebagai akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas, PDIP mendukung kebijakan pemerintah.

"Rakernas IV PDI Perjuangan mendukung pemerintah untuk mengatasinya dengan memperkuat tingkat kepercayaan publik, dan menghasilkan kebijakan konkrit, seperti perubahan APBN yang memberikan kepastian bergeraknya perekonomian rakyat dan usaha nasional," tutur Puan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Disandera Mantan Elit-elit Intelijen

Jokowi Disandera Mantan Elit-elit Intelijen

News | Sabtu, 20 September 2014 | 23:09 WIB

Jokowi Klaim PDI Perjuangan Masih Butuh Megawati

Jokowi Klaim PDI Perjuangan Masih Butuh Megawati

News | Sabtu, 20 September 2014 | 20:15 WIB

Jokowi Minta Dukungan Penuh Kader PDI Perjuangan

Jokowi Minta Dukungan Penuh Kader PDI Perjuangan

News | Sabtu, 20 September 2014 | 18:05 WIB

Terkini

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Kinerja Makin Solid, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Sambil Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kinerja Makin Solid, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Sambil Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Purbaya: Sebagian Masyarakat Suka Program MBG, Banyak Sekolah Minta Kebagian

Purbaya: Sebagian Masyarakat Suka Program MBG, Banyak Sekolah Minta Kebagian

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

BRI Terus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan, Laba Tembus Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

BRI Terus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan, Laba Tembus Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Dari Coffee Shop ke Tempat Sampah, Bagaimana Perjalanan Gelas Kopi Setelah Dipakai?

Dari Coffee Shop ke Tempat Sampah, Bagaimana Perjalanan Gelas Kopi Setelah Dipakai?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Gara-gara Pengisi Daya Ponsel, Begini Kronologi Kebakaran Kantor Grib Jaya

Gara-gara Pengisi Daya Ponsel, Begini Kronologi Kebakaran Kantor Grib Jaya

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Metodologi BPS Jadul, DPR Minta Data Desil Bansos Dievaluasi!

Metodologi BPS Jadul, DPR Minta Data Desil Bansos Dievaluasi!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:40 WIB

×