Ajaib, Perempuan ini Selamat dari 29 Kali Serangan Jantung

Laban Laisila

Senin, 22 September 2014 | 17:55 WIB
Ajaib, Perempuan ini Selamat dari 29 Kali Serangan Jantung
Lucia Cassidy (34) yang sempat dihantam serangan jantung 29 kali. [Mirror]

Suara.com - Lucia Cassidy (34), asal Edmonton, London, Inggris, beruntung selamat dari ajal maut setelah dihantam serangan jantung sebanyak 29 kali berturut-turut selama 24 jam.

Serangan jantung mendadak diterima Lucia saat dirinya tengah menjaga ketiga anaknya di rumah. Dia memang sempat dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah serangan pertama itu.

Tapi sejak serangan yang pertama, secara berturut-turut jantung Lucia 29 kali berhenti berdetak. Petugas medis yang menangani Lucia juga sempat kelimpungan karena baru sekali mendapatkan kasus seperti yang dialami ibu tiga anak tersebut.

Berulang kali pula petugas medis menggunakan alat defibrillators untuk membantu jantungnya berfungsi seperti sedia kala, dan berulang kali pula mereka menemukan kegagalan setelah datang serangan jantung susulan.

Sampai akhirnya, pada serangan yang terakhir Lucia bisa melawannya dan menunjukkan kalau dia bisa menjadi pemenang dari serangan jantung yang langka itu.

“Saya beruntung bisa bertahan hidup. Orang-orang pasti tak percaya kejadian yang saya alami,” kata Lucia.

Dia mengaku memang kekurangan asupan makanan dan minuman saat mengurus anak-anaknya. Dia menduga karena kelelahan itulah serangan jantung datang.

“Saya selalu sibuk mengurus anak-anak dan saya terlalu sibuk untuk makan atau minum,” ceritanya.

Saking sibuknya, dia kerap sekali kehausan tapi dia tak pernah merasakannya. Termasuk saat perutnya atau dadanya sakit, yang dikiranya gara-gara aktifitas menyusui.

“Saya terbangun tengah malam dengan rasa kehausan yang hebat, dan sisanya (pandangannya) terlihat kabur,” kata Lucia lagi.

Dia sempat terbangan karena suara tangis anaknya dan dia baru sadar kalau dia tergeletak di lantai.

Lucia sempat diberi CPR (pertolongan pertama) oleh pasanganya dan mulai bisa bernapas kembali. Dan segera saja ambulan membawanya ke rumah sakit. Dan di rumah sakitlah serangan itu berulang-ulang.

Dia sempat mengira akan mati setelah serangan jantung yang ke lima setelah dokter memerintahkannya untuk batuk, supaya detak jantungnya normal kembali. Tapi untungnya dia berhasil melawan kematian.

Sekarang kondisi Lucia sudah membaik dari pengalaman maut tiga pekan lalu itu.

Lucia didiagnosa menderita QT Syndrome yang jarang ditemui dan dialami oleh sebagian besar pasien jantung.

Sekarang jantungnya dipasangi cardioverter defibrillator (ICD), sebuah alat yang bisa membantu jantungnya berdetak normal, sebuah alat yang sekaligus bisa mendeteksi detak jantungnya kalau mulai berbahaya. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minuman Energi Bisa Membahayakan Jantung

Minuman Energi Bisa Membahayakan Jantung

Health | Selasa, 02 September 2014 | 15:16 WIB

Bahaya Terlalu Banyak Olahraga

Bahaya Terlalu Banyak Olahraga

Health | Kamis, 14 Agustus 2014 | 08:07 WIB

3 Langkah Sederhana Untuk Usir Serangan Jantung

3 Langkah Sederhana Untuk Usir Serangan Jantung

Health | Selasa, 12 Agustus 2014 | 12:59 WIB

Brasil Kalah Telak, Serangan Jantung Diprediksi Meningkat

Brasil Kalah Telak, Serangan Jantung Diprediksi Meningkat

Health | Rabu, 09 Juli 2014 | 19:38 WIB

Terkini

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

×