Dukung Pilkada Langsung, Agus Gumiwang Tak Diajak Ngobrol dengan Fraksi Golkar

Laban Laisila

Rabu, 24 September 2014 | 14:00 WIB
Dukung Pilkada Langsung, Agus Gumiwang Tak Diajak Ngobrol dengan Fraksi Golkar
Ketiga kader Golkar yang dipecat: Nusron Wahid, Agus Gumiwang, dan Poempida Hidayatullah (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Politisi muda dari Fraksi Golkar, Agus Gumiwang,  bercerita kalau dirinya dijauhi alias tidak pernah lagi diajak berbicara oleh para petinggi fraksinya sejak menyatakan sikap berbeda soal RUU Pilkada. Agus lebih mendukung Pilkada langsung ketimbang Pilkada lewat DPRD seperti arahan DPP Golkar.

“Saya sudah tak pernah diajak ‘ngobrol’ teman-teman fraksi mas,” ujar Agus kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (24/9/2014).

Bukan sekali ini saja Agus berbeda dengan sikap partai berlambang beringin itu. Agus bersama politisi muda lainnya cukup vokal menyuarakan sikap partai yang salah karena memilih Prabowo. Agus sendiri saat ini memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dia bahkan ikut dipecat bersama dua kader Golkar lainnya yakni Nusron Wahid dan Poempida Hidayatullah.

Seperti perlawanan sebelumnya, Agus juga kini tak mau diam melainkan melobi sejumlah teman fraksinya untuk menyokong Pilkada langsung.

“Kita akan terus berjuang dan mengajak teman-teman,” katanya pada Selasa (23/9/2014) kemarin.

Dia bahkan mengklaim berhasil mengajak koleganya beralih, tapi cara yang bakal diambil mereka untuk melawan partai yakni dengan tidak hadir saat pengesahan RUU Pilkada nanti.

“Sesungguhnya mereka tahu kekeliruan partai, tapi tidak semua orang berani,” kata Agus.

Dia mengklaim sudah berbicara dengan beberapa anggota yang menyatakan sejalan dengan Poros Muda Partai Golkar untuk mendukung Pilkada langsung ketimbang Pilkada lewat mekanisme DPRD.

“Kalau bicara one on one, mereka sudah sepakat, tapi sekali lagi tidak semua orang berani,” terangnya lagi.

Agus sendiri tidak bisa memastikan berapa jumlah anggota Fraksi Golkar yang tidak sepakat dan diperkirakan tidak hadir di Paripurna ke 7 untuk mengesahkan RUU Pilkada, namun dia memastikan kalau Poros Muda Partai Golkar yang juga berisi Anggota Fraksi sudah siap menyatakan penolakan secara terbuka.

Selain Agus, Yorrys Raweyai dan Poempida Hidayatullah juga menyatakan menolak Pilkada lewat DPRD.

Sejumlah alasan yang menjadi penolakan yakni Pilkada DPRD mencederai dan merampas hak rakyat, serta dugaan akan terjadinya kartel politik yang dikuasi segelintir politisi di DPRD.

“Karena ini bagian dari perjuangan hati nurani,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Pilih Pilkada Langsung, Ruhut: Kalau Nggak Senang Keluar

Demokrat Pilih Pilkada Langsung, Ruhut: Kalau Nggak Senang Keluar

News | Rabu, 24 September 2014 | 13:34 WIB

Hadapi Voting RUU Pilkada, Tantowi: Yang Sakit pun Diangkut

Hadapi Voting RUU Pilkada, Tantowi: Yang Sakit pun Diangkut

News | Rabu, 24 September 2014 | 12:45 WIB

PKS Ingin Pengesahan RUU Pilkada Lewat Voting Terbuka

PKS Ingin Pengesahan RUU Pilkada Lewat Voting Terbuka

News | Rabu, 24 September 2014 | 12:24 WIB

PPP Ada Dua Kubu, PKS Yakin Keduanya Dukung Pilkada Langsung Dihapuskan

PPP Ada Dua Kubu, PKS Yakin Keduanya Dukung Pilkada Langsung Dihapuskan

News | Rabu, 24 September 2014 | 11:44 WIB

Terkini

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB