Presiden Catalanoia Perintahkan Referendum Kemerdekaan dari Spanyol

Liberty Jemadu

Minggu, 28 September 2014 | 01:11 WIB
Presiden Catalanoia Perintahkan Referendum Kemerdekaan dari Spanyol
Presiden Wilayah Catalonia, Artur Mas, menandatangani dekrit referendum kemerdekaan dari Spanyol, Sabtu (27/9) [Reuters/Jordi Bedmar].

Suara.com - Presiden wilayah Catalonia telah menandatangani sebuah dektrit, pada Sabtu (27/9/2014), yang isinya memerintahkan digelarnya referendum kemerdekaan wilayah itu dari Spanyol.

Wilayah kaya raya di timur laut yang mempunyai bahasa dan budaya berbeda dengan wilayah Spanyol lainnya itu memang sudah lama berjuang untuk merdeka dari Spanyol.

Mayoritas warga Catalan ingin agar referendum digelar, demikian hasil survei yang digelar baru-baru ini. Mereka tergugah menyaksikan hasil referendum kemerdekaan Skotlandia dari Inggris, yang meski gagal, tapi menunjukkan hasil tipis.

Presiden wilayah Catalonia, Artur Mas, menandatangani dekrit referendum itu dalam sebuah upacara di kantornya di Istana Generalitat, Barcelona.

"Catalonia ingin berbicara. Ingin didengar. Ingin menggelar pemungutan suara. Ini saat yang tepat dan kami punya kerangka hukum yang sah untuk melakukannya," kata Mas dalam bahasa Catalan, Inggris, dan Spanyol.

Dalam pidato berbahasa Inggris, Mas mengatakan ia ingin menyampaikan sebuah pesan kepada rakyat dan para pemimpin Eropa.

"Seperti semua bangsa di dunia, Catalonia punya hak untuk memutuskan masa depan politiknya sendiri... Kami percaya bahwa masalah politik harus diselesaikan dengan negosiasi dan cara-cara beradab. Dan kami tahu bahwa demokrasi adalah cara paling beradab untuk menyelesaikan masalah antara bangsa-bangsa," kata Mas.

Adapun pengumuman Mas itu disambut oleh ribuan orang yang melambai-lambaikan bendera Catalan dan meneriakkan slogan-slogan prokemerdekaan di luar Istana Generalitat.

Sementara itu, pemerintahan Spanyol di Madrid mengatakan bahwa referendum melanggar konstitusi 1978 dan karenanya akan menolak proses itu.

Kabinet Spanyol akan berkumpul pada Senin (29/9/2014), untuk memformalkan penolakan pemerintah, dan akan menyerahkan proses itu Mahkamah Konstitusi.

"Kami sangat menyesalkan hal ini dan yakin bahwa inisiatif presiden Catalonia adalah sebuah kesalahan," kata deputi Perdana Menteri Spanyol, Soraya Saenz de Santamaria. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Referendum Skotlandia, Dua Kubu Bentrok

Setelah Referendum Skotlandia, Dua Kubu Bentrok

News | Sabtu, 20 September 2014 | 20:08 WIB

Ini Komentar Politisi Inggris soal Hasil Referendum Skotlandia

Ini Komentar Politisi Inggris soal Hasil Referendum Skotlandia

News | Jum'at, 19 September 2014 | 16:58 WIB

Gagal Merdeka, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

Gagal Merdeka, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

News | Jum'at, 19 September 2014 | 12:53 WIB

Hasil Sementara Referendum, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

Hasil Sementara Referendum, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

News | Jum'at, 19 September 2014 | 09:28 WIB

Andy Murray Dukung Kemerdekaan Skotlandia dari Inggris

Andy Murray Dukung Kemerdekaan Skotlandia dari Inggris

News | Kamis, 18 September 2014 | 17:26 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×