Pemprov DKI Terjunkan 656 Pemeriksa Hewan Kurban

Achmad Sakirin | Suara.com

Minggu, 28 September 2014 | 12:08 WIB
Pemprov DKI Terjunkan 656 Pemeriksa Hewan Kurban
Salah satu tempat penjualan sapi kurban, Jakarta, Kamis (25/9). [Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak]

Suara.com - Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 656 petugas pemeriksa hewan kurban. Hal itu untuk menjamin kualitas daging hewan kurban pada Idul Adha 1435 Hijriah layak konsumsi.

"Para petugas berkeliling untuk memeriksa kesehatan hewan, baik sebelum maupun saat pemotongan. Pemeriksaan itu sendiri sudah dimulai sejak 22 September 2014," kata Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Darjamuni di Jakarta, Minggu (28/9/2014).

Ia mengatakan, 656 petugas tersebut terdiri atas 300 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB), 31 petugas dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia cabang Jakarta dan 325 petugas dari Dinas Kelautan dan Pertanian beserta suku dinas di lima wilayah Kota Jakarta.

"Ratusan petugas tersebut dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban dari berbagai daerah yang masuk ke tempat-tempat penampungan dan pemotongan di lima wilayah ibukota," ujarnya.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kelengkapan administrasi, di antaranya surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal dan pemeriksaan kondisi fisik hewan, yakni suhu badan, mata, hidung, gigi dan sampel darah.

"Sejauh ini, tidak ditemukan hewan yang berpenyakit. Hanya saja, ada satu sapi yang ditemukan kelelahan, sehingga dipotong sebelum mati. Maka dari itu, pengawasan dan pemeriksaan itu penting dilakukan untuk memastikan hewan kurban sehat dan aman dikonsumsi," tuturnya.

Ia mengungkapkan apabila dalam pemeriksaan itu ditemukan hewan kurban yang menderita penyakit ringan, maka akan dilakukan perawatan. Namun, jika diketahui menderita penyakit berbahaya seperti antraks, maka hewan tersebut langsung dipisahkan dan dimusnahkan.

"Pada hari pemotongan, petugas juga berkeliling untuk memeriksa kondisi hewan setelah dipotong karena sering ditemukan penyakit cacing hati yang tidak dapat terdeteksi ketika hewan masih hidup. Kalau ditemukan cacing hati, maka hatinya akan dimusnahkan, sedangkan dagingnya masih bisa dikonsumsi," ungkapnya.

Pada Idul Adha tahun ini, terdapat sebanyak 93.621 hewan kurban yang dikirim ke Jakarta dari sejumlah provinsi di Indonesia, antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Luruskan Soal Pemotongan Kurban di Sekolah

Ahok Luruskan Soal Pemotongan Kurban di Sekolah

News | Kamis, 25 September 2014 | 16:25 WIB

Muhammadiyah Hormati Perbedaan Idul Adha dengan Pemerintah

Muhammadiyah Hormati Perbedaan Idul Adha dengan Pemerintah

News | Kamis, 25 September 2014 | 06:08 WIB

 Tips Menikmati Hidangan Idul Adha bagi Diabetasi

Tips Menikmati Hidangan Idul Adha bagi Diabetasi

Health | Kamis, 25 September 2014 | 01:28 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 5 Oktober, Muhammadiyah 4 Oktober

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 5 Oktober, Muhammadiyah 4 Oktober

News | Rabu, 24 September 2014 | 22:45 WIB

Pemprov DKI Sediakan 1.275 Titik Penampungan Hewan Kurban

Pemprov DKI Sediakan 1.275 Titik Penampungan Hewan Kurban

News | Senin, 22 September 2014 | 11:38 WIB

Terkini

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB