ISIS Ancam Negara-negara Koalisi AS

Achmad Sakirin | Suara.com

Minggu, 28 September 2014 | 14:17 WIB
ISIS Ancam Negara-negara Koalisi AS
Sebuah gedung yang rusak di kompleks Negara Islam di dekat kota Ar Raqqah, Suriah utara, setelah serangan udara. Selasa (23/9). Antara/Reuters/U.S. Central Command]

Suara.com - Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat memperluas serangan udara terhadap gerilyawan ISIS di Suriah Sabtu (27/9/2014). Sementara pesawat-pesawat tempur Inggris untuk pertama kali ikut misi tempur anti-kelompok garis keras itu di Irak.

Front Al-Nusra di Suriah, mengatakan serangan-serangan terhadap Suriah adalah “perang terhadap Islam”, dan mengancam akan menyerang kepentingan-kepentingan negara-negara peserta koalisi di seluruh dunia.

Tujuh target diserang di Suriah, kata Pentagon termasuk pelintasan perbatasan Turki di kota Kurdi Ain al-Arab, yang dikenal sebagai Kobane.

Organisasi pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan roket ISIS yang kini berganti nama IS (Islamic State) menghantam kota itu untuk pertama kali kelompok garis keras itu memulai serangan pada 16 September mencederai 12 orang.

Serangan-serangan ISIS menyebabkan 160.000 orang mengungsi ke Turki. sementara itu jet-jet tempur Tornado GR4 Angkatan Udara Inggris (RAF) lepas landas dari pangkalan RAF Akrotiri di Siprus. Pesawat tersebut menuju Irak dan kembali ke pangkalan itu tanpa menjatuhkan bom-bom yang dikendalikan laser.

Selain itu, Belgia dan Denmark juga menyetujui rencana-rencana untuk bergabung dengan Prancis dan Belanda dalam menyerang ISIS di Irak, yang memungkinkan Washington memusatkan perhatian pada operasi yang lebih rumit terhadap pangkalan kelompok garis keras itu di Suriah.

Washington mengatakan kelompok itu tidak dapat dikalahkan di Suriah dengan serangan udara saja, dan mengatakan sekitar 15.000 petempur pemberontak yang berhaluan "moderat" akan perlu dilatih. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesawat Tempur Tornado Inggris Intai Markas ISIS Irak

Pesawat Tempur Tornado Inggris Intai Markas ISIS Irak

News | Minggu, 28 September 2014 | 12:26 WIB

Tiga Calon Militan ISIS Asal Malaysia Ditangkap

Tiga Calon Militan ISIS Asal Malaysia Ditangkap

News | Minggu, 28 September 2014 | 07:49 WIB

Suriah Diserang, Al Qaeda Ancam Lakukan Serangan Balasan

Suriah Diserang, Al Qaeda Ancam Lakukan Serangan Balasan

News | Minggu, 28 September 2014 | 06:20 WIB

Penggal Warga Prancis, Muslim Paris Sebut ISIS Barbar

Penggal Warga Prancis, Muslim Paris Sebut ISIS Barbar

News | Sabtu, 27 September 2014 | 16:07 WIB

Siap Tumpas ISIS, Pemberontak Suriah Kekurangan 15 Ribu Personel

Siap Tumpas ISIS, Pemberontak Suriah Kekurangan 15 Ribu Personel

News | Sabtu, 27 September 2014 | 14:20 WIB

Enam Pesawat Tempur Inggris Siap Gempur ISIS

Enam Pesawat Tempur Inggris Siap Gempur ISIS

News | Sabtu, 27 September 2014 | 09:28 WIB

Terkini

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

News | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB