'SBY' Bangga Diberi Penghargaan Bapak Anti Demokrasi

Siswanto

Selasa, 30 September 2014 | 12:28 WIB
'SBY' Bangga Diberi Penghargaan Bapak Anti Demokrasi

Suara.com - Dalam aksi teatrikal di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2014), salah satu peserta berperan sebagai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menerima penghargaan berupa trofi Bapak Anti Demokrasi Indonesia. Trofi warna keemasan tersebut tingginya mencapai sekitar satu meter.

Usai menerima trofi, aktivis yang mengenakan topeng berwajah SBY tersebut menyampaikan terima kasih.

"Saya Susilo Bambang Yudhoyono, 10 tahun menjadi Presiden RI, saya merasa bangga sudah dapat mematikan demokrasi di Indonesia," kata aktivis bernama Sarminus Shanky itu.

Sambil meniru gaya SBY, ia juga menyampaikan kebanggaan dengan dihapuskannya pilkada langsung dan diganti sistem pilkada lewat DPRD.

"Saya berkesempatan bersama seluruh rakyat Indonesia mendukung pilkada tidak langsung, dan dikembalikan melalui DPRD, baik itu bupati, wali kota dan gubernur," katanya.

SBY tiruan itu juga mengapresiasi penghargaan sebagai Bapak Anti Demokrasi Indonesia.

"Saya menerima penghargaan ini, selama saya menjadi pemimpin Indonesia selama 10 tahun," ujar dia.

Selain membawa trofi, demonstran juga membawa keranda. Keranda tersebut ditulisi “demokrasi korban pembunuhan SBY.”

Aksi massa untuk mengungkapkan kekesalan terhadap sikap SBY tersebut berjalan damai.

Selama ini, berbagai kalangan menduga sikap SBY dan Demokrat dalam mendukung pilkada langsung tidak sungguh-sungguh.

Seperti diketahui fraksi partai yang dipimpin SBY malah memilih walk out dari sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada. Alasannya, opsi ketiga mereka ajukan tidak dipenuhi semuanya oleh fraksi-fraksi DPR.

Aksi walk out tersebut justru membuat fraksi yang menginginkan pilkada langsung dihapus dan diganti pilkada lewat DPRD berpeluang menang. Dan benar, setelah voting, mereka menang. DPR pun mengesahkan RUU Pilkada menjadi UU.

Setelah aksi di depan Istana Merdeka, masyarakat yang tergabung dalam Barisan Relawan Jokowi Presiden tersebut melanjutkan demonstrasi di depan gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mereka ingin memberikan pesan agar PBB tidak memilih SBY menjadi Sekretaris Jenderal karena menurut mereka gagal mempertahankan sistem demokrasi dan mempertahankan kedaulatan rakyat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD Ungkap Jebakan di Balik Saran Yusril ke SBY dan Jokowi

Mahfud MD Ungkap Jebakan di Balik Saran Yusril ke SBY dan Jokowi

News | Selasa, 30 September 2014 | 12:03 WIB

Ini Dia Trofi SBY Bapak Anti Demokrasi Indonesia

Ini Dia Trofi SBY Bapak Anti Demokrasi Indonesia

News | Selasa, 30 September 2014 | 11:20 WIB

Sikap SBY Soal UU Pilkada Bisa Berbagai Makna

Sikap SBY Soal UU Pilkada Bisa Berbagai Makna

News | Selasa, 30 September 2014 | 08:27 WIB

Pendukung Jokowi akan Serahkan Trofi Bapak Anti Demokrasi ke SBY

Pendukung Jokowi akan Serahkan Trofi Bapak Anti Demokrasi ke SBY

News | Selasa, 30 September 2014 | 06:35 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×