Daripada Urus Perppu, SBY Disarankan "Ngemong" Cucu Saja

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 04 Oktober 2014 | 17:16 WIB
Daripada Urus Perppu, SBY Disarankan "Ngemong" Cucu Saja
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, di Jakarta, Kamis (11/9/2014). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, mempertanyakan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengeluarkan Perppu terkait UU Pilkada, di akhir masa jabatannya. Padahal menurutnya, harusnya SBY bisa mengakhiri masa jabatannya dengan tenang dan kembali berkumpul bersama keluarga.

"Kan harusnya SBY mengakhiri jabatannya kan dengan tenang, ngemong cucu. Dan dia sebagai Ketua Umum Demokrat tentunya," kata Martin, dalam diskusi bertajuk "Mendadak Perppu", di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2014).

Martin menjelaskan bahwa penerbitan Perppu oleh SBY itu memang merupakan hak konstitusi, di mana SBY mungkin menilai dalam perspektifnya negara dalam keadaan genting. Tetapi nyatanya, menurut Martin, tidak demikian di masyarakat karena keadaannya justru biasa-biasa saja.

"Bahkan, hasil survei terakhir saya lihat, pada saat ditanya soal pilkada langsung atau tidak langsung, kebanyakan masyarakat sudah acuh tidak acuh, karena mengganggap tidak ada persoalan itu lagi," tambahnya.

Lagipula, menurut Martin, dalam proses pilkada langsung sendiri partisipasi masyarakat juga sangat kurang. Menurutnya, hampir 50 persen masyarakat tidak menggunakan hak suaranya.

"Jadi sebetulnya, masyarakat itu hanya ingin yang tenang, dengan sistem yang baik," tuturnya.

Persoalan lainnya dengan penerbitan Perppu ini, menurut Martin, adalah akan adanya kekosongan hukum. Itu karena saat Perppu terbit, UU Pilkada yang sebelumnya telah disahkan pun dicabut. Hal ini menurutnya akan menjadi diskusi ketatanegaraan yang panjang, sementara celakanya, masa jabatan SBY akan segera berakhir dan akan digantikan oleh Jokowi.

"Dan ketika SBY diganti Jokowi, nanti malah (Jokowi) bilang tidak tahu," sambungnya.

Kendati demikian, menurut Martin pula, Gerindra akan tetap membaca dan coba memahami Perppu yang dikeluarkan oleh SBY tersebut, untuk bisa menentukan sikap mereka nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Basarah: Pemilihan Ketua MPR Harus dengan Musyawarah Mufakat

Ahmad Basarah: Pemilihan Ketua MPR Harus dengan Musyawarah Mufakat

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 21:20 WIB

Soal Pemilihan Ketua MPR, MK Diminta Keluarkan Putusan Sela

Soal Pemilihan Ketua MPR, MK Diminta Keluarkan Putusan Sela

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 20:19 WIB

Pimpinan Sementara Sidang DPR Akan Diadukan ke Badan Kehormatan

Pimpinan Sementara Sidang DPR Akan Diadukan ke Badan Kehormatan

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 19:18 WIB

SBY Kurban Satu Ekor Sapi dengan Berat 1.075 Kilogram

SBY Kurban Satu Ekor Sapi dengan Berat 1.075 Kilogram

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 17:18 WIB

PKB Disebut Siap Mendukung Perppu SBY

PKB Disebut Siap Mendukung Perppu SBY

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 16:15 WIB

Terkini

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:07 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:54 WIB

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:51 WIB

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:46 WIB

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:36 WIB

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB