Resmi Ditahan, Bonaran Situmeang: Saya Dizalimi

Achmad Sakirin | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2014 | 18:11 WIB
Resmi Ditahan, Bonaran Situmeang: Saya Dizalimi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang di Gedung KPK Jakarta, Senin (6/10). [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Bupati Tapanuli Tengah yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Raja Bonaran Situmeang menilai bahwa dirinya dizalimi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikannya karena KPK sudah menetapkannya sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti, namun menurutnya, KPK tidak menyebutkan dua alat bukti yang diakui KPK telah didapat tersebut.

"Saya dizalimi, saya belum ditanya kenapa saya ditetapkan sebagai tersangka, lalu kenapa saya ditahan. Saya tanya dua alat bukti permulaan itu, saya tanya, nggak ada juga," kata Bonaran sesaat setelah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin(6/10/2014).

Dia juga tidak mengerti kenapa dirinya ditetapkan sebagai tersangka, namun dia mengaku bahwa dalam pemeriksaan dia ditanya terkait prosedur Pilkada Tapanuli Tengah.

Dan dia juga mengaku bahwa dirinya tidak mengenal Akil Mochtar dan tidak pernah diperintahkan Akbar Tanjung untuk menemui mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang bermasalah tersebut.

"Saya tidak mengerti apa persoalannya, saya hanya ditanyakan prosedur Pilkada Tapteng, apa salah saya. Dan terkait Akil, saya tidak mengenal Akil Mochtar, saya tidak kenal dengan Akil Mochtar dan saya juga tidak pernah disuruh Akbar Tanjung untuk menemui Akil,"kata Bonaran dengan nada emosi.

Selain itu dia juga mempersoalkan uang Rp1,8 miliar untuk menyuap Akil.

Dia mengatakan bahwa dirinya tidak mempunyai uang sejumlah besar tersebut. Dan atas terjadinya peristiwa yang menimpa dirinya ini, dia menuding Bambang Widjojanto sebagai aktornya.

"Terkait suap Akil, ada nggak saya Rp1,8? Tidak punya saya uang, tapi saat kasus Pilkada di MK itu, lawan saya pengacaranya Bambang Widjojanto yang sekarang menjadi Komisioner KPK, waktu di MK dia bilang Bonaran harus didiskualifikasi," tutupnya dengan ekspresi yang emosional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bonaran Situmeang Jadi Tersangka

Bonaran Situmeang Jadi Tersangka

Foto | Senin, 06 Oktober 2014 | 18:00 WIB

BW Bantah Tudingan Bonaran Terkait Penetapan Tersangka

BW Bantah Tudingan Bonaran Terkait Penetapan Tersangka

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 16:56 WIB

Bonaran Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Oleh KPK

Bonaran Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Oleh KPK

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 12:47 WIB

Bonaran Situmeang Penuhi Panggilan KPK

Bonaran Situmeang Penuhi Panggilan KPK

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 12:13 WIB

Ditanya KPK soal Kolam Arwana, Muhtar: Mereka Pikir Saya Bukan Orang Kaya

Ditanya KPK soal Kolam Arwana, Muhtar: Mereka Pikir Saya Bukan Orang Kaya

News | Jum'at, 19 September 2014 | 18:36 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB