KPK Tegaskan Sprindik Setya Novanto 'Hoax'

Arsito Hidayatullah

Selasa, 07 Oktober 2014 | 11:13 WIB
KPK Tegaskan Sprindik Setya Novanto 'Hoax'
Juru Bicara KPK Johan Budi. [suara.com/Rengga Satria]

Suara.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi membantah kebenaran Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama Ketua DPR RI, Setya Novanto, yang tersebar ke publik. Johan menegaskan bahwa surat tersebut tidak benar dan bohong belaka.

"Hoax itu mah," tegas Johan saat dikonfirmasi, Selasa (07/10/2014).

Sebelumnya, sprindik palsu tersebut tersebar yang berisi perintah untuk melakukan penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas kasus yang beberapa waktu lalu pernah menyebut Ketua DPR itu.

Surat tersebut menyoal penerimaan hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan proses perencanaan dan pelaksaan peyelengaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto selaku anggota DPR RI.

"Melakukan penyidikan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan proses perencanaan dan pelaksaan peyelengaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 19999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentanf perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” demikian tercantum di Sprindik palsu tersebut. 

Sprindik tersebut dikeluarkan pada tanggal 25 September 2014 dan ditandatangani oleh Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. Adapun penyidiknya adalah Bambang Sukoco, Heri Muryanto dan Salmah.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh Achmad Sakirin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setya Novanto Anggap Kekecewaan KPK sebagai Pelajaran

Setya Novanto Anggap Kekecewaan KPK sebagai Pelajaran

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 11:00 WIB

Kubu Prabowo Harus Desak Setya Novanto Berantas Mafia

Kubu Prabowo Harus Desak Setya Novanto Berantas Mafia

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 07:18 WIB

Fadli Zon: Ketua KPK Jangan Berkomentar Seperti Pengamat

Fadli Zon: Ketua KPK Jangan Berkomentar Seperti Pengamat

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 18:53 WIB

Tantowi: Kasus Korupsi Setya Novanto Baru Dugaan

Tantowi: Kasus Korupsi Setya Novanto Baru Dugaan

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 17:28 WIB

Ruhut Dorong KPK Segera Cari Alat Bukti Kasus Setya Novanto

Ruhut Dorong KPK Segera Cari Alat Bukti Kasus Setya Novanto

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 14:52 WIB

IPW: Setya Novanto Harus Buktikan Dirinya Bersih

IPW: Setya Novanto Harus Buktikan Dirinya Bersih

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 14:46 WIB

Terkini

Geser Dominasi, XL Jadi Provider Nomor 1 In This Economy

Geser Dominasi, XL Jadi Provider Nomor 1 In This Economy

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 10:11 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun, Analis Optimistis Saham BBRI Masih Menarik

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun, Analis Optimistis Saham BBRI Masih Menarik

Surakarta | Kamis, 03 September 2026 | 10:09 WIB

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak: Motif Diduga Cemburu, Tersangka Residivis Pembunuhan

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak: Motif Diduga Cemburu, Tersangka Residivis Pembunuhan

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 10:08 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 vs Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 vs Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 10:07 WIB

Tabungan Jadi Dana Bertahan, Salah Kelola atau Konsekuensi Keterbatasan?

Tabungan Jadi Dana Bertahan, Salah Kelola atau Konsekuensi Keterbatasan?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 10:00 WIB

Menteri PANRB: Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

Menteri PANRB: Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:59 WIB

25 Daerah Jateng Masuk Zona Kritis Kekeringan, Ancaman Air Bersih hingga Gagal Panen Mengintai

25 Daerah Jateng Masuk Zona Kritis Kekeringan, Ancaman Air Bersih hingga Gagal Panen Mengintai

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 09:59 WIB

Pemadaman Listrik di Medan Hari Ini 3 September 2026, Berikut Lokasinya

Pemadaman Listrik di Medan Hari Ini 3 September 2026, Berikut Lokasinya

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 09:56 WIB

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:55 WIB

Ketegangan AS - Iran Mereda, Harga Minyak Mentah Dunia Merosot

Ketegangan AS - Iran Mereda, Harga Minyak Mentah Dunia Merosot

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 09:55 WIB

×