Ini Kata Jokowi soal Kabar Timor Leste Ingin Kembali ke NKRI

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:40 WIB
Ini Kata Jokowi soal Kabar Timor Leste Ingin Kembali ke NKRI
Presiden terpilih Joko Widodo bertolak menuju Bali dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Rabu (27/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Timor Leste, Xanana Gusmao. Pertemuan itu menurutnya terjadi saat acara HUT TNI, beberapa hari lalu.

"Saya memang ketemu kok, di Surabaya. Ya, ketemu, dan menanyakan kabarnya gimana? Timor Leste gimana? Cerita dikit, dan bicara 'Oh, nanti kita ngomong-ngomong lebih banyak lagi'," ungkap Jokowi, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/4/2014).

Disinggung soal kabar keinginan Xanana agar Timor Leste bergabung kembali ke Indonesia, Jokowi belum mau berandai-andai. Pasalnya, dia mengaku belum mendengar kabar itu. Dia pun memilih berhati-hati untuk berkomentar, lantaran ini masalah bilateral dua negara.

"Wong kita belum berbicara. Kalau kita berbicara, (harus) panjang lebar. Ini kan masalah bilateral negara dengan negara," katanya.

Sebelumnya, sejumlah media nasional memberitakan keinginan PM Timor Leste, Xanana Gusmao, untuk bergabung lagi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Xanana mengakui adanya kemungkinan negaranya bergabung kembali dengan Indonesia itu, setelah berpisah dari RI selama 15 tahun.

"Timor Leste harus bergabung dengan Indonesia. Kami butuh pemimpin baru," tutur Xanana di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/10/2014), seperti dikutip sejumlah media.

Namun begitu, belakangan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin, meluruskan sejumlah pemberitaan media nasional yang mengklaim telah mewawancarai Xanana Gusmao itu. Beberapa media tersebut memang menyebut bahwa Xanana ingin negaranya bergabung kembali dengan Indonesia.

"Saya ingin mengarisbawahi bahwa wacana (pemberitaan) yang disebutkan dalam tagline (media) itu, tidak ada," ujar Sjafrie, di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (9/10/2014).

Sjafrie mengaku menyakini hal tersebut, lantaran dirinya selalu mendampingi PM Xanana Gusmao selama berada di Indonesia. Termasuk ketika Xanana diwawancarai secara door stoop oleh media televisi, Syafrie mengaku berada di samping Xanana.

Wamenhan pun mengatakan, kehadiran Xanana sendiri adalah karena diundang TNI, sebagai Menteri Pertahanan Timor Leste. Dia ke sini dalam rangka menghadiri HUT TNI yang digelar di Surabaya, Selasa (7/10) lalu.

"Saya bantah (pemberitaan). Kenapa? Sebab, Pemerintah Republik Indonesia itu (telah) mengakui kedaulatan negara Timor Leste, sejak awal dia disahkan sebagai negara yang berdaulat. Dan tidak ada pernyataan PM Xanana Gusmao kepada pers soal bergabung ke Indonesia (itu)," kata Sjafrie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruhut: Hashim Perlu Diingatkan, 'Mulutmu Harimaumu!'

Ruhut: Hashim Perlu Diingatkan, 'Mulutmu Harimaumu!'

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:35 WIB

Jokowi Sudah Lakukan "Fit and Proper Test" Calon Menteri

Jokowi Sudah Lakukan "Fit and Proper Test" Calon Menteri

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:34 WIB

Jokowi-JK Mampu Pacu Pertumbuhan Ekonomi Menjadi 10 Persen

Jokowi-JK Mampu Pacu Pertumbuhan Ekonomi Menjadi 10 Persen

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2014 | 16:00 WIB

Inilah Tantangan Ekonomi yang Akan Dihadapi Jokowi-JK

Inilah Tantangan Ekonomi yang Akan Dihadapi Jokowi-JK

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2014 | 14:05 WIB

Rencana Jokowi-JK Siapkan Dana Pensiun Atlet Didukung Penuh

Rencana Jokowi-JK Siapkan Dana Pensiun Atlet Didukung Penuh

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 13:30 WIB

Terkini

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:42 WIB

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB