Pengamat: Seyogyanya KMP Bubar Setelah Pilpres

Achmad Sakirin

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 17:11 WIB
Pengamat: Seyogyanya KMP Bubar Setelah Pilpres
Diskusi politik bertema "Selamatkan Demokrasi Indonesia". [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Peneliti utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang juga ahli di bidang sejarah politik, Asvi Warman Adam mempertanyakan fungsi dari Kolisi Merah Putih (KMP) usai Pemilu Presiden (Pilpres).

"Seyogyanya kalau Pilpres sudah selesai, maka sudah bubar koalisinya. Untuk apa koalisinya sekarang? untuk merebut kekuasaan, kah?," kata Asvi di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/10/2014).

Asvi menambahkan, perilaku para politisi serta partai politik telah merampas hak politik rakyat untuk memilih dan menentukan pemimpin sesuai pilihannya.

Selain itu tindakan seperti itu merupakan tindakan mengkhianati konstitusi negara atas prinsip kedaulatan rakyat.

Menurutnya, masa depan demokrasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh politisi partai poltik oportunistik, tapi ditentukan oleh kemampuan berbagai elemen masyarakat untuk membangun saling percaya, melakukan konsolidasi, dan bekerja satu sama lain.

"Mereka menganggap nasionalis dan mempunyai semangat kebangsaan yang lain tidak, itu tidak baik untuk perkembangan demokrasi, itu akan menjadi masalah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP

Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 08:51 WIB

DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih

DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 01:00 WIB

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 18:58 WIB

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 16:16 WIB

Yunarto Wijaya: KMP Kuat karena Tujuan Belum Tercapai

Yunarto Wijaya: KMP Kuat karena Tujuan Belum Tercapai

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 14:01 WIB

Kubu Prabowo Lobi PPP Agar Tak Pindah ke Kubu Jokowi

Kubu Prabowo Lobi PPP Agar Tak Pindah ke Kubu Jokowi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 12:48 WIB

PAN: Isu "Impeachment" Terlalu Mengada-ada

PAN: Isu "Impeachment" Terlalu Mengada-ada

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 10:39 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×