DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih

Laban Laisila

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 01:00 WIB
DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih
Ilustrasi: Ruang Sidang DPRD DKI Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seluruh posisi pimpinan alat kelengkawan dewan di DPRD Bantul, Yogyakarta, direbut oleh fraksi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) untuk periode 2014-2019.

Anggota DPRD Bantul dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sarinto, Kamis (9/10/2014), mengatakan posisi itu sudah ditetapkan melalui musyawarah mufakat dalam rapat paripurna, setelah sebelumnya sempat diskors beberapa waktu karena berlangsung alot.

"Dominasi pimpinan alkap dewan ini sebenarnya hal yang biasa, karena kan pemilihan pimpinan dilakukan secara musyawarah, jadi kami usulkan ini dan semuanya menyetujui," kata Sarinto.

Namun demikian, kata Sarinto, kubu KMP belum mengetahui pasti apakah dominasi pimpinan Alkap DPRD ini akan berdampak pada Pilkada Bantul 2015 atau tidak.

Anggota dewan kubu KMP akan mendorong persoalan yang tertunda segera diselesaikan, ketimbang berpikir soal Pilkada.

"Seperti APBD Perubahan, sampai saat ini itu belum disahkan. KMP akan berupaya agar bulan ini sudah bisa dilaksanakan, kan sangat mengganggu sekali karena belum sah, kami belum berpikir jauh ke Pilkada," lanjut Sarinto.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul, Aryunadi mengatakan, meski partai menyayangkan dominasi KMP di pimpinan DPRD Bantul tersebut, namun pihaknya tetap menghormati keputusan yang telah diambil melalui musyawarah tersebut.

"Itu sudah keputusan dan saya tetap memberikan selamat kepada teman-teman yang terpilih memimpin. Ke depan, anggota dewan dari PDI Perjuangan diharap tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sebagai anggota dewan sebaik-baiknya," katanya.

Menurut dia, kondisi yang ada di DPRD dengan dominasi pimpinan dari KMP tidak akan mengubah peta Pilkada 2015, karena PDI Perjuangan tetap mempersiapkan pelaksanaan Pilkada secara langsung seperti yang telah direncanakan semula. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 18:58 WIB

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 16:16 WIB

Yunarto Wijaya: KMP Kuat karena Tujuan Belum Tercapai

Yunarto Wijaya: KMP Kuat karena Tujuan Belum Tercapai

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 14:01 WIB

Kubu Prabowo Lobi PPP Agar Tak Pindah ke Kubu Jokowi

Kubu Prabowo Lobi PPP Agar Tak Pindah ke Kubu Jokowi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 12:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×