Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP

Doddy Rosadi

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 08:51 WIB
Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP
Simpatisan mengibarkan bendera PPP. (Antara/Oky Lukmansyah)

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan belum akan memutuskan tawaran Presiden terpilih Joko Widodo untuk bergabung ke pemerintahan. Ketua DPP PPP, Arwani Thomafi mengatakan, PPP baru akan memutuskan tawaran itu dalam Muktamar yang kemungkinan akan dipercepat.

Kata dia, PPP menghargai tawaran tersebut. Namun, sampai saat ini PPP menyatakan masih tergabung dengan Koalisi Merah Putih yang mendukug Prabowo pada pemilu presiden lalu.

“Arah politik PPP ke depan akan ditentukan dalam Muktamar. Nantinya, Mahkamah Partai yang akan memutuskan apakah PPP akan bergabung ke pemeritahan atau tetap bersama Koalisi Merah Putih. Semuanya bisa terjadi,” ujarnya ketika dihubungi suara.com, Jumat (10/10/2014).

Arwani mengatakan, ajakan Jokowi kepada PPP untuk masuk ke pemerintahan dinilai sebagai sebuah niat baik. Ini menunjukkan bahwa PPP masih diberi kepercayaan untuk membantu memberikan yang terbaik untuk bangsa.

“Kami menghargai niat baik tersebut dan kami yakin Jokowi meminta itu dengan tulus. PPP masih dianggap sebagai aset bangsa yang memungkinkan untuk berada di dalam pemerintahan,” jelasnya.

Sebelumnya, presiden terpilih Joko Widodo berharap PPP bersedia bergabung ke pemerintahan untuk membantu menjalankan program-program yang dibuat dirinya bersama Jusuf Kalla.

Jokowi juga mengajak Partai Demokrat untuk bergabung ke pemerintahan. Koalisi Indonesia Hebat yang mendukung Jokowi pada pemilu presiden lalu mengalami dua kekalahan di parlemen saat pemilihan Ketua DPR dan Ketua MPR. Kekalahan di parlemen itu diyakini bisa mengganggu Jokowi-JK dalam menjalankan tugasnya sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembentukan Kabinet Jokowi Harus Bebas Intervensi

Pembentukan Kabinet Jokowi Harus Bebas Intervensi

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 03:30 WIB

DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih

DPRD Bantul Dikuasai Koalisi Merah Putih

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 01:00 WIB

Ketua MPR: Pelantikan Jokowi-JK Harus Sukses

Ketua MPR: Pelantikan Jokowi-JK Harus Sukses

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 23:24 WIB

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

Jokowi Tegaskan Berani Veto UU yang Tidak Pro-rakyat

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 18:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×