Ini Cerita Saksi Mata Kekejaman ISIS

Laban Laisila

Minggu, 12 Oktober 2014 | 15:02 WIB
Ini Cerita Saksi Mata Kekejaman ISIS
Pasukan ISIS berparade di Kota Raqqa, Suriah, (30/6). (Reuters/Stringer)

Suara.com - Saat ini ada ribuan orang Kurdi dan Suriah yang terjebak di dalam kota perbatasan Kobane, yang dikuasai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan terancam aksi pembunuhan massal.

Sejumlah orang Kurdi ada yang beruntung bisa lebih dulu kabur, sebelum ISIS menguasai penuh kota itu meski sudah dibombardir lewat serangan udara oleh pesawat negara koalisi anti ISIS.

Dari antara yang beruntung yakni Ekram Ahmet (40), yang keburu lari bersama istri dan lima anaknya sepekan lalu.

Dia bercerita kalau masih ada yang sengaja tinggal di sana atau ada juga yang terjebak diantara kawasan tak bertuan antara Kobane dan perbatasan Turki.

“Banyak orang tua yang menolak meninggalkan anak-anak mereka untuk melawan (ISIS),” kata Ekram kepada Sunday People.

“ISIS binatang. Mereka bukan manusia, Mereka haus darah dan saya belum pernah melihat hal itu sebelumnya. Mereka sangat menikmanti membunuh (manusia), mereka bersenang-senang memenggal kepala- itu seperti ciri khas mereka,” tambahnya.

Ekram mengungkapkan, banyak tentara ISIS yang merupakan pecandu narkoba, hobi membunuh dan bereperang, mereka juga melakukan pembantaian atas nama Allah.

"Mereka jorok, dengan jenggot acak-acakan dan kuku hitam panjang. Mereka meminum pil yang dibawa kemana-mana, itu yang membuat mereka semakin menggila,” kata Ekram.

Para tentara ISIS, menurut Ekram juga tak ragu-ragu untuk menghukum, termasuk anak-anak yang dianggap melakukan kesalahan.

“Anakku 11 tahun diseret dari bus oleh ISIS. Mereka menemukan salinan Al-quran di saku yang diberikan istri saya sebagai keberuntungan. Tapi mereka merobeknya dan membuangnya ke lantai. Setelah mengetahui kalau kalau anak saya Kurdi, mereka menggeretnya untuk dipenggal,” ungkapnya.

Untungnya, anaknya berhasil kabur saat para tentara terganggu oleh kobaran api, kesempatan itu tak disia-siakan anak Ekram yang kini lolos dari kematian.

Adapun soal tentara ISIS yang kecanduan obat, penduduk di Kobane meyakini hal itu, setelah menemukan pil-pil amfetamin dari tubuh tentara ISIS yang terbunuh.  (Sunday People/Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tutup Akun ISIS, Karyawan Twitter Terima Ancaman Mati

Tutup Akun ISIS, Karyawan Twitter Terima Ancaman Mati

Tekno | Minggu, 12 Oktober 2014 | 10:27 WIB

Dua Perempuan Ini Menyesal Gabung ISIS dan Ingin Pulang

Dua Perempuan Ini Menyesal Gabung ISIS dan Ingin Pulang

News | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 19:00 WIB

AS: Turki Dukung Oposisi Suriah Perangi ISIS

AS: Turki Dukung Oposisi Suriah Perangi ISIS

News | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 08:15 WIB

ISIS Makin Tidak Terbendung?

ISIS Makin Tidak Terbendung?

News | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 02:13 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×