Kelompok ISIS Gunakan Senjata Kimia di Kobane

Doddy Rosadi

Senin, 13 Oktober 2014 | 17:10 WIB
Kelompok ISIS Gunakan Senjata Kimia di Kobane
Jenazah pejuang Kurdi yang meninggal karena serangan senjata kimia di Kobane. (Twitter/MERIA)

Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ditengarai telah menggunakan senjata kimia dalam pertempuran merebut kota Kobane di Suriah dari pejuang Kurdi. Kelompok militan itu diyakini telah merebut 2/3 wilayah di kota Kobane.

Bukti tentang senjata kimia yang digunakan oleh pasukan ISIS terhadap pejuang Kurdi diungkapkan dalam laporan The Middle-East Review of International Affairs (MERIA). Dalam laporan itu diperlihatkan foto dari pejuang Kurdi yang tewas dalam pertempuran melawan ISIS.

Jenazah pejuang Kurdi itu telah dianalisis oleh ahli dari Israel untuk mengetahui jenis senjata kimia yang digunakan oleh kelompok ISIS. Dari hasil analisis tersebut, ISIS diyakini menggunakan gas mustard dalam pertempuran melawan pejuang Kurdi.

Gas mustard ini bisa membuat tubuh melepuh. Dari tiga jenazah yang dianalisi oleh ahli dari Israel, tidak ada tanda-tanda peluruh di tubuh pejuang Kurdi itu. Namun, tubuh mereka melepuh di sejumlah bagian yang menunjukkan telah terjadi penggunaan senjata kimia.

Senjata kimia bisa membunuh lawan tanpa adanya tanda-tanda luka atau pendarahan di luar.  Kelompok ISIS diyakini telah mengambil senjata kimia dari salah satu pabrik milik pemerintah Suriah. Pemerintah Suriah ditengarai mempunyai 16 pabrik yang membuat senjata kimia.

Selain dari pabrik di Suriah, kelompok ISIS kemungkinan mengambil senjata kimia dari fasilitas senjata kimia yang dulu dibangun Presiden Saddam Hussein di Muthanna, Irak. Pada Juni lalu, ISIS sudah menguasai fasilitas di Muthanna dari tentara Irak. Fasilitas itu diyakini mempunyai 2.500 roket yang membawa senjata kimia seperti gas sarin dan mustard. (IBTimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan ISIS Jadikan Perempuan Sebagai Budak Seks

Ini Alasan ISIS Jadikan Perempuan Sebagai Budak Seks

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 09:55 WIB

Komandan Pasukan Anti ISIS Ternyata Perempuan

Komandan Pasukan Anti ISIS Ternyata Perempuan

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 21:40 WIB

Pakai Merek Dagang ISIS, Polisi Minta Cafe Ganti Nama

Pakai Merek Dagang ISIS, Polisi Minta Cafe Ganti Nama

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 17:21 WIB

Ini Cerita Saksi Mata Kekejaman ISIS

Ini Cerita Saksi Mata Kekejaman ISIS

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 15:02 WIB

Terkini

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:48 WIB

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:26 WIB

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:51 WIB

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:50 WIB

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:44 WIB

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:20 WIB

Said Iqbal Masuk Radar Kabinet Prabowo, Ini Bocoran Jabatannya

Said Iqbal Masuk Radar Kabinet Prabowo, Ini Bocoran Jabatannya

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:11 WIB

Prabowo 'Pelototi' Proyek Robotik di Danantara, Ingin RI Kuasai Teknologi Masa Depan

Prabowo 'Pelototi' Proyek Robotik di Danantara, Ingin RI Kuasai Teknologi Masa Depan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni

Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:52 WIB